Sebaliknya, kelompok Pendidikan mengalami deflasi sebesar 15,10 persen, dengan andil deflasi 0,98 persen.
Lima komoditas dengan inflasi tertinggi secara tahunan (y-on-y) adalah bawang merah, emas perhiasan, beras, akademi/perguruan tinggi, dan tomat.
Sementara itu, lima komoditas penyumbang deflasi adalah SMA, SMP, bawang putih, bensin, dan cabai rawit.
BACA JUGA:Marak Aksi Demo, ASN Tulang Bawang Diminta Ikut Jaga Kondusivitas
BPS juga memantau inflasi di empat kabupaten/kota cakupan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Lampung.
Pada Agustus 2025, inflasi tahunan tertinggi tercatat di Kabupaten Lampung Timur sebesar 2,48 persen, sedangkan terendah di Kota Bandar Lampung sebesar 0,19 persen.
Untuk deflasi bulanan, Kota Bandar Lampung mencatat deflasi terdalam sebesar 1,81 persen, dan deflasi terendah terjadi di Kabupaten Mesuji sebesar 0,40 persen.