“Kalau kita lihat, di Mesuji sebenarnya banyak masyarakat yang mampu secara ekonomi. Tapi ada kultur di sana yang membuat mereka merasa tidak perlu sekolah karena sudah punya usaha atau penghasilan sendiri. Ini yang sedang kita coba ubah,” jelasnya.
Untuk itu, Pemprov Lampung akan membangun sekolah yang lebih adaptif terhadap karakter dan budaya lokal, serta mengembangkan konsep SMA Terbuka agar lebih fleksibel bagi anak-anak yang tidak bisa mengikuti sistem sekolah reguler.
“Kita akan dorong sekolah yang adaptif dengan budaya dan karakter anak-anak di Mesuji, supaya mereka tetap bisa bersekolah tanpa meninggalkan aktivitas ekonomi mereka,” tambahnya.
Melalui langkah-langkah tersebut, Pemprov Lampung berharap peningkatan IPM ke depan dapat lebih merata di seluruh kabupaten/kota, sejalan dengan visi Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal untuk membangun SDM unggul, berdaya saing, dan berkarakter.(*)