Pemkab Pringsewu Dorong SDM Global Lewat Program Pemagangan ke Jepang

Minggu 18-01-2026,11:57 WIB
Reporter : Agus Suwignyo
Editor : Anggi Rhaisa

RADARLAMPUNG.CO.ID- Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2025.

Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dengan International Manpower Development Organization (IM Japan) yang pelaksanaannya difasilitasi di Kabupaten Pringsewu.

Program tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni “Pringsewu Makmur” (Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul, dan Religius).

BACA JUGA:59 Peserta Magang Jepang Asal Pringsewu Masuki Tahap Pembuatan Paspor, Bupati Lakukan Pemantauan

Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas menyampaikan bahwa program pemagangan ke Jepang menjadi inovasi penting dalam pengembangan ketenagakerjaan daerah.

Selain meningkatkan kompetensi tenaga kerja, program ini juga diharapkan mampu menekan angka pengangguran, mengurangi kemiskinan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Program ini bukan sekadar pelatihan kerja, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan SDM Pringsewu agar mampu bersaing di pasar kerja global,” ujar Bupati Riyanto.

BACA JUGA:Migrant Center hingga Guru Bahasa: Empat Agenda Strategis Lampung–JAC Menuju Jepang

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Pringsewu meninjau langsung proses pembuatan paspor bagi peserta pemagangan ke Jepang yang dilaksanakan secara kolektif di Kantor Disnakertrans Kabupaten Pringsewu, Kompleks Perkantoran Pemkab Pringsewu, pada Kamis (15/1).

Berdasarkan data Disnakertrans Kabupaten Pringsewu, jumlah pendaftar Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2025 mencapai 164 orang, terdiri dari 85 pendaftar asal Pringsewu dan 79 pendaftar dari luar daerah.

Setelah melalui serangkaian seleksi ketat, 59 orang dinyatakan lulus, dengan rincian 39 peserta asal Pringsewu dan 20 peserta dari luar Pringsewu.

BACA JUGA:Auto Bingung Ini AI atau Beneran? Potret Natural Low Quality di Restoran Jepang Viral karena Realistis

Saat ini, seluruh peserta yang dinyatakan lulus tengah mengikuti proses pembuatan paspor sebagai salah satu syarat wajib untuk mengikuti Pelatihan Daerah dan Pelatihan Pusat.

Proses ini terlaksana berkat kerja sama antara Disnakertrans Kabupaten Pringsewu dan Kantor Imigrasi Kelas I Bandar Lampung.

Kategori :