Saham pilihan versi Phintraco Sekuritas untuk trading hari ini adalah PANI, TLKM, PNLF, CMRY, INTP, dan ERAL.
Sementara itu, Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memandang ruang penguatan masih ada, tetapi kemungkinan bersifat terbatas.
Menurutnya, pasar masih akan menilai perkembangan lanjutan terkait MSCI, dampak penurunan outlook dari institusi asing, serta arah komoditas dunia.
BACA JUGA:IHSG Tertekan, Ini Rekomendasi Saham di Tengah Pasar Asia Variatif dan Tekanan Isu MSCI
“Untuk Senin, IHSG masih berpeluang menguat terbatas. Namun investor masih akan mencermati perkembangan lanjutan terkait MSCI, downgrade dari sejumlah institusi asing, serta pergerakan harga komoditas dunia,” ujar Herditya.
Ia menempatkan area support 7.854 dan resistance 8.214 sebagai patokan utama.
Herditya juga menilai isu free float dan transparansi emiten tetap membuat investor asing berhitung lebih hati-hati.
Dampaknya, aliran dana masuk berpotensi tertahan sampai ada kejelasan lanjutan.
BACA JUGA:IHSG Tertekan, Ini Rekomendasi Saham di Tengah Pasar Asia Variatif dan Tekanan Isu MSCI
Saham pilihan versi MNC Sekuritas untuk perdagangan awal pekan adalah AMRT, AUTO, dan NCKL.
Dari kubu BRI Danareksa Sekuritas, Analis Teknikal Reza Diofanda menilai IHSG masih rawan bergerak volatil.
Ia memetakan support 7.700–7.858 dan resistance 8.050–8.200.
Reza menilai tekanan jual asing dan isu MSCI masih menjadi tema dominan, sehingga pasar cenderung berada dalam fase risk-off.
BACA JUGA:IHSG Tertekan Sejak Pagi, Ini Daftar Signal Saham Pilihan Saat Pasar Masih Volatil Pasca MSCI
“Sentimen dominan masih berasal dari tekanan jual investor asing, seiring berlanjutnya isu MSCI serta penurunan outlook Indonesia oleh lembaga pemeringkat dan sejumlah investment bank global. Kondisi ini membuat pasar cenderung berada dalam fase risk-off,” jelas Reza.
Ia menyarankan strategi yang lebih selektif dan defensif, terutama dengan mempertimbangkan valuasi yang sudah terdiskon dan fundamental yang solid.