Dongkrak PAD, Pemkab Pringsewu Buka Ruang Kerja Sama Pemanfaatan Aset Daerah

Jumat 20-02-2026,14:12 WIB
Reporter : Agus Suwignyo
Editor : Anggi Rhaisa

RADARLAMPUNG.CO.ID- Pemerintah Kabupaten Pringsewu kini membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat maupun pihak swasta yang berminat melakukan kerja sama atau sewa aset daerah.

Langkah strategis ini dilakukan guna mengoptimalkan aset-aset yang selama ini tidak produktif agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah.

Pemanfaatan aset ini ditandai dengan peluncuran inovasi "Optimalisasi Pemanfaatan Aset Daerah Kabupaten Pringsewu" oleh Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas. Prosesi launching dilakukan melalui pemasangan plang aset secara simbolis di Jalan Pelita I Pringombo, Kelurahan Pringsewu Timur, Rabu (18/2/2026) petang.

Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, menegaskan bahwa optimalisasi ini adalah bentuk intensifikasi dengan mendata ulang aset yang belum terjamah.

Bupati Riyanto, menekankan pentingnya sinergi dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendukung penuh program ini.

Namun, Bupati juga memberikan catatan tegas bagi para calon penyewa atau mitra.

Seperti, Menjaga Kebersihan. "Masyarakat yang memanfaatkan aset wajib menjaga kondisi lingkungan,"pesan Bupati Riyanto.

Lalu, Penyewa juga harus mengutamakan  Kepatuhan Aturan. "Jika penyewa tidak kooperatif, hak pemanfaatan akan dialihkan ke pihak lain,"jelas Bupati Riyanto.

Bupati Riyanto juga berharap Perjanjian kerja sama itu jelas dimana harus ada komitmen bersedia pindah tanpa konsekuensi hukum jika sewaktu-waktu aset tersebut dibutuhkan untuk kepentingan daerah yang lebih luas.

"Intinya, kami berusaha agar PAD Pringsewu meningkat dari tahun ke tahun, sejalan dengan percepatan pembangunan yang sedang kita lakukan," jelas Bupati Riyanto.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pringsewu, Olpin Putra, menambahkan, bahwa program ini bertujuan untuk membangunkan "aset tidur" yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

"Kita memiliki banyak aset, namun belum menghasilkan. Dengan skema kerja sama atau sewa, aset-aset ini akan memberikan nilai ekonomi bagi pemerintah daerah sekaligus bermanfaat bagi masyarakat," ujar Olpin Putra.

BACA JUGA:Dikira Boneka, Jasad Remaja Tanggamus 13 Tahun Ditemukan Mengambang di Sungai Way Tebu Pringsewu

Ia menambahkan, latar belakang munculnya inovasi ini adalah kondisi fiskal daerah yang mengalami penurunan akibat berkurangnya Dana Transfer ke Daerah (TKD).

Oleh karena itu, Pemkab Pringsewu harus mengambil langkah produktif untuk menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat dengan kenaikan pajak

Kategori :