RADARLAMPUNG.CO.ID – Bulan Ramadhan tahun ini masih bertepatan dengan musim hujan di sejumlah daerah di Indonesia.
Turunnya hujan yang kerap terjadi hampir setiap hari ternyata bukan hanya menjadi fenomena alam biasa, tetapi juga memiliki keutamaan tersendiri dalam ajaran Islam.
Dalam Islam, hujan merupakan salah satu bentuk rahmat yang diturunkan Allah SWT kepada makhluk-Nya.
Bahkan, waktu turunnya hujan termasuk momen yang dianjurkan untuk memperbanyak doa dan dzikir karena menjadi salah satu waktu yang mustajab atau mudah dikabulkan oleh Allah SWT.
BACA JUGA:Maksimalkan 10 Hari Terakhir Ramadhan dengan Amalan Sunnah Rasulullah
Banyak umat Islam yang belum mengetahui bahwa saat hujan turun terdapat beberapa amalan serta doa yang dianjurkan untuk dibaca.
Amalan ini dapat dilakukan kapan saja ketika hujan turun, termasuk di bulan Ramadhan yang merupakan bulan penuh keberkahan.
Salah satu doa yang dianjurkan dibaca ketika hujan turun adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW:
اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًاBACA JUGA:Keutamaan Salat Sunah Witir: Amalan Penutup Shalat Malam yang Dicintai Allah
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah hujan ini sebagai hujan yang membawa manfaat, ”(HR. Bukhari).
Doa ini dibaca ketika hujan mulai turun sebagai bentuk permohonan kepada Allah agar hujan yang turun membawa keberkahan dan manfaat bagi kehidupan manusia serta alam.
Selain membaca doa tersebut, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa apa pun ketika hujan turun. Hal ini karena waktu turunnya hujan termasuk waktu yang mustajab untuk berdoa.
Rasulullah SAW bersabda:
BACA JUGA:Zakat Mal saat Ramadhan, Amalan yang Menyucikan Harta dan Mendatangkan Keberkahan
اثْنَتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِ وَتَحْتَ الْمَطَرِArtinya: “Dua doa yang tidak akan ditolak yaitu doa saat adzan dan doa ketika turun hujan,” (HR. Hakim).