Selain membaca doa, ada beberapa amalan yang juga dianjurkan ketika hujan turun.
Salah satunya adalah membiarkan sebagian tubuh terkena air hujan. Hal ini pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW sebagai bentuk mengambil keberkahan dari hujan yang baru turun.
BACA JUGA:Dalil Hadis 3 Amalan Pokok Ramadan, UAH Ajak Tingkatkan Salat dan Sedekah
Dalam sebuah hadits disebutkan:
أَصَابَنَا مَطَرٌ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ فَحَسَرَ ثَوْبَهُ حَتَّى أَصَابَهُ مِنَ الْمَطَرِArtinya: “Kami pernah kehujanan bersama Rasulullah SAW, lalu beliau membuka sebagian pakaiannya agar terkena hujan,” (HR. Muslim).
Ketika hujan turun dengan sangat deras hingga menimbulkan kekhawatiran, umat Islam juga dianjurkan membaca doa agar hujan tersebut tidak membawa mudarat.
BACA JUGA:Jadikan Husnuzan sebagai Amalan Harian Penuh Keberkahan
اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَاArtinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami dan jangan di atas kami.”
Doa ini merupakan permohonan kepada Allah agar hujan tidak menimbulkan bencana atau kesulitan bagi manusia.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak istighfar ketika hujan turun.
BACA JUGA:Haid Bukan Halangan, Ini Amalan yang Dapat Dilakukan Muslimah di Bulan Penuh Berkah
Membaca istighfar dapat menjadi sarana memohon ampun kepada Allah sekaligus bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan.
Bacaan istighfar yang dapat dibaca antara lain:
أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيمَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِArtinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dan aku bertaubat kepada-Nya.”
BACA JUGA:Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar, Simak Amalan Menjaga Lisan di Bulan Ramadhan
Dengan memperbanyak doa, dzikir, serta istighfar ketika hujan turun, seorang Muslim dapat memanfaatkan momen turunnya rahmat Allah sebagai waktu untuk mendekatkan diri kepada-Nya.