“Ini masalah utama juga. Ada daerah yang kesulitan membuang sampah karena TPA tidak tersedia atau armada pengangkut mengalami kerusakan. Akibatnya, limbah menumpuk dan berpotensi mencemari lingkungan,” katanya.
Terkait pengawasan, Achmad Hery menegaskan bahwa peran dilakukan bersama. Lingkungan yang kotor dan tercemar akan langsung dirasakan dampaknya oleh warga sekitar, sehingga partisipasi dalam pengawasan sangat diperlukan.
Ke depan, KPPG bersama instansi terkait akan terus meningkatkan pengawasan dan memberikan peringatan (warning) kepada dapur MBG yang belum memenuhi standar, terutama dalam pengelolaan limbah, guna mencegah dampak pencemaran yang lebih luas.(*)