Kepastian Turun Awal September, Usulan Pinjaman Pemkab Lamteng ke PT SMI Dikabarkan Terpangkas Sebagian
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya meninjau perbaikan jalan.-Foto Dok. Diskominfotik Lamteng-
RADARLAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah sedang menunggu jawaban penting dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Ya, jawaban yang dinantikan adalah prihal pinjaman daerah yang diajukan guna mempercepat pembangunan infrastruktur jalan kabupaten yang kondisinya masih jauh dari memadai.
Proses pengajuan itu sudah berjalan sejak medio Juni kemarin. Proposal, draf anggaran, hingga survei lapangan telah dilalui.
Kini semua bergantung pada keputusan lembaga pembiayaan milik negara di bawah Kementerian Keuangan tersebut.
BACA JUGA:Dua Tahun Kabur, DPO Curanmor Dibekuk Polisi di Lampung Timur
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Tengah, Irfan Toga Setiawan, mengatakan proses pengajuan pinjaman sudah hampir rampung.
“Sudah 90 persen acc. Tinggal tahapan sesuai SOP mereka. Ada 40 hari penelaahan. Saat ini masih proses,” katanya kepada Radar Lampung, Selasa 26 Agustus 2025.
Toga menjelaskan, usulan pinjaman yang diajukan Pemkab Lamteng sebesar Rp278 miliar --sebelumnya tersiar kabar Rp250 miliar.
Terbaru, hasil konfirmasi sementara dari SMI hanya menyisakan Rp110 miliar. Angka itu belum final, karena masih menunggu evaluasi lebih lanjut.
BACA JUGA:Dilantik Besok, Nanda-Antonius Bakal Langsung Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Pasang WiFi Gratis
“Bisa jadi berkurang, kalau bertambah tidak mungkin karena kita sudah masukkan dalam KUA-PPAS APBD,” ujar Irfan.
“Sekarang tidak bisa lagi jor-joran minjem. Semua ada rumus, ada pembatasan. Sudah baku, terukur semua,” sambungnya.
Kedepan, berapapun jumlah yang disetujui akan diarahkan sepenuhnya untuk pembangunan jalan.
Empat titik prioritas sudah ditetapkan, meski dalam proposal awal Pemkab Lamteng sempat mengajukan 11 titik dengan kebutuhan Rp278 miliar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
