disway awards

Memperkuat Ekonomi Tanggamus

Memperkuat Ekonomi Tanggamus

Asrian Hendi Caya, Peneliti Pusat Studi dan Informasi Pembangunan/Pusiban Institute -Foto Dok.Pribadi -

TPAK (tingkat partisipasi angkatan kerja) Tanggamus walau tidak merupakan yang terendah tapi masih lebih rendah dari tingkat Provinsi, yaitu 69,87 berbanding 70,44 (2025). Artinya, secara rata-rata yang bekerja lebih rendah di Tanggamus.  

Tingkat kemiskinan juga menunjukkan bahwa Tanggamus masih lebih tinggi dari tingkat provinsi, yaitu 10,10 berbanding 10,00 (2025). IPM (indeks pembangunan manusia) juga menunjukkan kondisi yang rendah, masih jauh dibanding tingkat provinsi, yaitu 71,36 berbanding 73,98. 

BACA JUGA:Tim Dosen Unair - Itera Berkolaborasi, Pemberdayaan Masyarakat Tanggamus Dalam Eksplorasi Potensi Kopi

Indikator yang ada cenderung menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakat Tanggamus relatif rendah dibanding daerah lain di Provinsi Lampung. Perkembangan ekonomi juga mencerminkan kondisi yang relatif lebih lambat.

ICOR (increamental capital output ratio) yang mencerminkan efisiensi investasi menunjukkan angka yang tidak efisien, yaitu sekitar 6 sehingga melemahkan daya saing menarik investor. 

Hal ini merupakan tantangan bagi Kabupaten Tanggamus dalam membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat. 

BACA JUGA:Duh ! Wanita Muda Di Tanggamus Lampung Nekat Buat Laporan Palsu Kasus Perampokan, Simak Alasannya,

Dibalik tantangan, peluang yang ada harus dioptimalkan. Saat ini tengah dibangun tenaga listrik geothermal di Gunung Tiga Ulu Belu menambah yang sudah berjalan sebelumnya. Sudah dicanangkan, jalan tol lintas barat melalui Tanggamus sepanjang pantai menuju Bengkulu. 

Ekonomi hijau yang tengah digalakkan memberikan kesempatan Tanggamus melakukan carbon trade.

Ekonomi biru yang berbasis kelautan juga memberi peluang untuk mengoptimalkan sumberdaya kelautan (rumput laut, perikanan tangkap, mengrove dll).

Dan program nasional ketahanan pangan dan hilirisasi juga perlu disinergikan dengan kebijakan daerah sehingga mempercepat kemajuan Tanggamus. 

BACA JUGA:Dukung Swasembada Pangan Nasional 2025, Polres Tanggamus Tanam Jagung Serentak Kuartal IV

Potensi sumberdaya perlu diinventarisir dalam rangka optimalisasinya bagi kemakmuran masyarakat dan kemajuan daerah.

Kegiatan pertanian ditingkatkan produktivitasnya dengan dukungan pengairan, pupuk, bibit, dan teknologi serta profitabilitasnya dengan fasilitasi aksesibilitas dan pembiayaan. 

Pasarnya diperluas dengan mendorong hilirisasi bersamaan dengan peningkatan nilai tambah hasil-hasil pertanian.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: