disway awards

Dorong Ekonomi dan Wisata Lampung, Pelebaran Jalan R.E. Martadinata–Padang Cermin Dikebut

Dorong Ekonomi dan Wisata Lampung, Pelebaran Jalan R.E. Martadinata–Padang Cermin Dikebut

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setprov Lampung, Mulyadi Irsan.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memacu peningkatan infrastruktur konektivitas untuk memperkuat arus ekonomi dan pariwisata daerah.

Salah satu proyek prioritas tahun ini, yakni pembebasan lahan untuk pelebaran ruas Jalan R.E. Martadinata hingga Padang Cermin, yang menjadi jalur utama menuju kawasan wisata Pesawaran Lampung.

BACA JUGA:Empat Ecopark Estetik, Destinasi Wisata Lampung Lagi Hits, Alternatif Liburan Bareng Keluarga

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setprov Lampung, Mulyadi Irsan, mengatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari komitmen Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur, Jihan Nurlela untuk mempercepat pembangunan fasilitas publik strategis, khususnya di sektor transportasi.

BACA JUGA:Pantai Aruna, Destinasi Wisata Lampung Lagi Hits di Tahun 2025, Ada Paket Adventure Lho !

“Salah satunya terkait fasilitas pelayanan jalan untuk mendukung konektivitas di Provinsi Lampung. Dua ruas yang kita tingkatkan adalah R.E. Martadinata dan jalan Lempasing–Padang Cermin,” ujar Mulyadi saat ditemui di lobi Kantor Gubernur Lampung, Rabu 29 Oktober 2025.

BACA JUGA:3 Hotel Lampung Miliki Layanan Concierge : Jembatan Hotel Ciptakan Kesan Positif Dorong Loyalitas Wisatawan

Menurutnya, pelebaran jalan tersebut menjadi kebutuhan mendesak mengingat peningkatan volume lalu lintas signifikan, terutama pada akhir pekan.

Ruas ini merupakan jalur vital menuju objek wisata pantai Lampung dan kawasan pelabuhan armada barat (Armabar).

BACA JUGA:7 Rekomendasi Destinasi Wisata Lampung Tema Satwa, Tiket Mulai Rp 10 Ribu

“Upaya pemerintah provinsi dalam meningkatkan pelayanan dilakukan dengan pelebaran sekitar 2,5 meter di tiap sisi, jadi totalnya lima meter. Tahun ini kita targetkan proses pengadaan lahannya selesai,” jelasnya.

Pemprov Lampung, lanjut Mulyadi, telah melaksanakan tahapan sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum, termasuk konsultasi publik bersama warga di dua kelurahan di Bandar Lampung dan dua desa di Kabupaten Pesawaran.

BACA JUGA:Sensasi Wisata Lampung Gak Ada Habisnya, DT Cafe And Archery, Ada Fasilitas Kolam Renang, ATV hingga Cottage

“Alhamdulillah, masyarakat memberikan dukungan penuh dalam konsultasi publik kemarin. Ini penting karena proyek ini untuk kepentingan masyarakat sendiri. Semakin besar dukungan warga, semakin cepat pula proses akselerasinya,” katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait