Ternyata, Posisi Tidur Sambil Duduk Bisa Berbahaya, Begini Penjelasan Ahli Kesehatan

Ternyata, Posisi Tidur Sambil Duduk Bisa Berbahaya, Begini Penjelasan Ahli Kesehatan

Foto ilustrasi tidur. (Pixabay)--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Para peneliti menilai ketika seseorang tidur dengan posisi tubuh dalam keadaan tegak bisa meningkatkan resiko pembentukan gumpalan darah yang berujung pada pembekuan darah (blood clot).

Masalah mungkin timbul bila aliran darah terhambat di saat tidur dalam posisi tersebut.

Berbeda dengan cara tidur dengan berbaring secara horizontal di tempat tidur, di mana jarang ada cukup gradien yang memengaruhi aliran darah ke anggota tubuh.

"Tidur sambil duduk di kursi malas dalam beberapa kasus dapat meningkatkan risiko trombosis vena dalam," ungkap para peneliti dari Harvard Health seperti dikutip dari laman Express, Selasa 19 Juli 2022.

BACA JUGA:Begini Cara Menyembuhkan Kesemutan

Pengaruh pembekuan darah kerap ditentukan oleh lokasinya. Umumnya, bekuan darah tak berbahaya selama tidak bergerak.

Gumpalan darah kerap terbentuk di dalam vena kaki, panggul, serta lengan, yang secara medis disebut deep vein thrombosis (DVT).

Bekuan darah bisa terjadi bila lengan atau kaki sama-sama ditekuk dan tidak bergerak selama berjam-jam.

Karena itulah tidur dalam posisi tegak dapat berisiko. Tetapi, selama seseorang merasa nyaman dan bisa sedikit bersandar, risiko dapat diminimalisasi.

BACA JUGA:Penyebab Terjadinya Kesemutan

Para pakar pun mengingatkan bahwa meski mungkin ada risiko yang melekat pada tidur dalam posisi duduk, ada hal penting yang perlu dicatat.

Posisi tersebut tak menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan kecuali seseorang mempunyai kondisi kesehatan yang mendasarinya.

Di mana, tidur tegak bukan satu-satunya posisi tidur yang berrisiko bagi kesehatan.

Menurut para ahli di Mayo Clinic, tidur telentang pun patut diwaspadai karena bisa menyebabkan lidah dan rahang miring ke bawah sehingga memenuhi jalan napas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: