Cegah Radikalisme, Polda Tingkatkan Kemampuan Dai Kamtibmas

Cegah Radikalisme, Polda Tingkatkan Kemampuan Dai Kamtibmas

FOTO HUMAS POLDA LAMPUNG - Polda Lampung menggelar kegiatan peningkatan kemampuan dai kamtibmas se-Provinsi Lampung di Hotel Bukit Randu, Bandar Lampung.--

BANDAR LAMPUNG, RADARLAMPUNG.CO.ID - Polda Lampung menggelar kegiatan peningkatan kemampuan dai kamtibmas se-Provinsi Lampung.

Kegiatan yang dibuka Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto ini dalam rangka mencegah radikalisme guna mewujudkan sinergitas mitra Polri.

"Kegiatan ini juga bertujuan menjaga harkamtibmas yang kondusif di wilayah Provinsi Lampung," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad.

Pandra melanjutkan, kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari tanggal 20-21 Juli 2022 di Hotel Bukit Randu, Bandarlampung.

BACA JUGA:Begini Kronologi Penangkapan Artis Nikita Mirzani yang Buat Histeris Anaknya

"Acara peningkatan kemampuan dai kamtibmas ini menghadirkan sebanyak sepuluh orang narasumber yang akan memberikan materi," ujarnya.

Dalam kegiatan ini, kata Pandra, ada sebanyak 100 orang peserta di antaranya 73 orang perwakilan dai kamtibmas se-Provinsi Lampung dan 25 orang perwakilan Bhabinkamtibmas jajaran kewilayahan serta dua orang perwakilan dari Direktorat Binmas.

"Ini merupakan salah satu upaya untuk peningkatan kemampuan para dai kamtibmas yang mampu dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan melalui pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat melalui jalur agama," katanya.

BACA JUGA:Siap-siap, Tersangka Pembunuhan Brigadir J Akan Segera Diumumkan

Pandra menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan para dai Kamtibmas Polda Lampung.

"Ini agar dapat mengetahui dan memahami tugas, fungsi, serta peranannya sebagai penyeru kepada kebaikan dan mencegah kepada kemungkaran," ungkapnya.

Dalam amanat Kapolda Lampung yang disampikan oleh Wakapolda Lampung, lanjut Pandra, ideologi negara adalah Pancasila yang sangat menekankan kerukunan antar umat beragama dan Indonesia bahkan menjadi contoh bagi bangsa-bangsa di dunia dalam hal keberhasilan mengelola keragaman budaya dan agamanya.

"Satu ancaman terbesar yang dapat memecah belah bangsa kita adalah konflik berlatar belakang agama. Karena itu, mohon pada kegiatan peningkatan kemampuan dai kamtibmas Polda Lampung ini agar para peserta menyimak apa yang disampikan oleh para narasumber untuk menjadi bekal penyuluhan di kewilayahan nanti," katanya.

Para dai kamtibmas, kata Pandra, juga ke depan diharapkan mampu mengajak masyarakat mengamalkan ajaran Islam yang ramah dan teduh, baik secara langsung ataupun melalui sarana media sosial.

Sumber: