HUT 77 RI

STIT Darul Fattah Wisuda 114 Mahasiswa

STIT Darul Fattah Wisuda 114 Mahasiswa

Wisuda mahasiswa STIT Darul Fattah. FOTO ISTIMEWA --

BANDAR LAMPUNG, RADARLAMPUNG.CO.ID - Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Fattah kembali menggelar wisuda program studi Sarjana Strata Satu (S1), Sabtu, 6 Agustus 2022. 

Lembaga sekolah tinggi yang berada di bawah naungan DIKTIS Kemenag ini mewisuda 114 mahasiswa. Terdiri dari 72 wisudawati dan 42 wisudawan. 

Dalam wisuda tersebut, Prof. Dr. Suyitno, M.Ag. yang saat ini menjabat sebagai Direktur PTKI Kementerian Agama menyampaikan orasi ilmiah.

Dalam orasi ilmiahnya Prof. Dr. Suyitno, M.Ag, berpesan agar seluruh wisudawan bersyukur dan bangga karena berkesempatan mengenyam penddidikan program sarjana di STIT Darul Fattah. 

Tercatat bahwa STIT Darul Fattah adalah perguruan tinggi islam swasta yang mempunyai keunggulan dalam bidang Al Quran dan Bahasa Arab. 


Wisuda mahasiswa STIT Darul Fattah. FOTO ISTIMEWA --

Kemudian lulusannya paling banyak diserap sebagai tenaga pengajar oleh lembaga-lembaga pendidikan Islam di dalam maupun di luar provinsi Lampung. 

Pada kesempatan tersebut hadir sebagai tamu kehormatan, Koordinator Kopertais wilayah XV Lampung Prof. Dr. H. Wan Jamaluddin, M. Ag. yang juga menjabat sebagai Rektor UIN Raden Intan Lampung.

Kemudian para rektor dan ketua perguruan tinggi islam swasta Lampung. 

Turut hadir, Dr. Andi Warisno dari IAI An-nur Lampung; Dr. Mispani dari IAI Maarif NU Metro; Dr. Muslim dan Dr. Norma dari IAI Agus Salim Metro serta beberapa ketua PTKIS Lampung. 

Acara diawali dengan atraksi seni pencak silat Lampung yang membuka jalan masuknya jajaran senat menuju panggung prosesi. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan tari bedana. 


Wisuda mahasiswa STIT Darul Fattah. FOTO ISTIMEWA --

Acara sidang senat dibuka langsung oleh Ketua STIT Darul Fattah, Bapak Langgeng Sutopo, M. Pd.I. 

Dilanjutkan dengan sambutan ketua yayasan Darul Fattah disampaikan oleh KH. Ari Wibowo, Lc, M.Pd.I.  Sambutan Wali Kota Bandar Lampung disampaikan wakil utusan Bunda Hj, Eva Dwiana.

Sumber: