Daftar ke KPU Hari Minggu, Partai Gelora Gambarkan bahwa Politik Itu Menyenangkan

Daftar ke KPU Hari Minggu, Partai Gelora Gambarkan bahwa Politik Itu Menyenangkan

FOTO DOK. PARTAI GELORA - Pimpinan Partai Gelora Indonesia melakukan pendaftaran partai politik peserta Pemilu 2024 ke KPU RI. --

JAKARTA, RADARLAMPUNG.CO.ID - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia melakukan pendaftaran partai politik peserta Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Minggu pagi 7 Agustus 2022, Partai Gelora melakukan pendaftaran pada pukul 10.00 WIB di KPU dengan kehadiran sekitar 5.000 kadernya. 

Pendaftaran dipimpin langsung oleh Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta dan Wakil Ketua Umum Fahri Hamzah. Didampingi Sekretaris Jenderal Mahfuz Sidik dan Bendahara Umum Achmad Rilyadi.

"Partai Gelora mendapatkan giliran hari Minggu, pas hari libur. Untuk menggambarkan bahwa politik adalah sesuatu yang bisa menyenangkan," kata Fahri Hamzah, Wakil Ketua Umum Partai Gelora dalam keterangannya.

Fahri Hamzah berpandangan, politik bisa diletakkan dalam satu konsep keakraban secara nasional. Sehingga politik itu, menyenangkan dan bisa membawa kebahagiaan. Bukan sebaliknya.

BACA JUGA:Konsultasi dengan Pria Lain dalam Hotel, Suami Laporkan Istri Selingkuh

"Politik bisa kita letakkan sebagai salah satu ruang keakraban secara nasional. Dan itulah konsep yang ingin ditunjukkan oleh Partai Gelora di pendaftaran KPU," katanya.

Anis Matta dan Fahri Hamzah bersama 200 orang berjalan kaki dari depan gedung Graha Mandiri menuju KPU. Dalam kesempatan ini juga Partai Gelora mengajak para pengurus DPN Partai Gelora di antaranya Deddy Mizwar, Dedi Miing Gumelar, Ratih Sanggarwati juga para kader, sahabat Gelora dan masyarakat. 

Untuk mendukung acara pendaftaran ke KPU tersebut, Partai Gelora membuat sayembara membuat konten media sosial berupa foto, poster, atau video. 

Konten tersebut diharapkan diunggah di Facebook, Twitter, Istagram dan Tiktok pada Minggu 7 Agustus 2022 pujul 06.00-18.00 WIB. Sayembara ini berhadiah total Rp 12 juta. 

BACA JUGA:Universitas Teknokrat Indonesia Sebar Calon Guru ke Sekolah-Sekolah Melalui Program PPL

“Indonesia butuh suasana baru dalam politik. Santai, bergembira, tidak tegang. Itulah suasana politik yang ingin dibawa Gelora,” pungkas Fahri. (*)

 

Sumber: