Motor Manager Pusat Perbelanjaan di Bandar Lampung Ini Dicuri, Pelaku Ada Empat Orang

Motor Manager Pusat Perbelanjaan di Bandar Lampung Ini Dicuri, Pelaku Ada Empat Orang

Rekaman CCTV yang memperlihatkan keempat pelaku melakukan pencurian motor. Foto dok--

BANDAR LAMPUNG, RADARLAMPUNG.CO.ID - Aksi pencurian bermotor kembali terjadi di Bandar Lampung, kali ini empat pelaku pencurian sempat terekam kamera CCTV ketika sedang beraksi di rumah seorang warga, Jumat 12 Agustus 2022.

Korban curanmor ini bernama M. Ari Juliansyah, selaku Manager di sebuah pusat perberlanjaan di Kota Bandar Lampung.

Dalam keterangan dari istri korban, Nadia Putri Aulia (23) motor milik suaminya yang hilang itu jenis Honda BeAt nopol BG 3886 AAN warna kuning tahun 2015.

Nadia pun menceritakan berdasarkan rekaman CCTV 4 orang tiba di depan rumahnya yang berlokasi di Tanjung Gading, Tanjung Karang Timur pada Jumat, 12 Agustus 2022 sekitar pukul 03.52 WIB menggunakan dua unit sepeda motor.

BACA JUGA:Barang Bukti Kasus Human Trafficking Terus Bergulir, Pengacara Korban Serahkan Barang Bukti

Sekitar pukul 03.53 WIB, satu pelaku berhasil masuk ke dalam rumah dengan cara membuka pagar sementara tiga pelaku lainnya mengawasi situasi dari luar. Terlihat dari rekaman CCTV lokasi tampak sepi dari aktivitas warga. 

"Waktu itu kami semua lagi pada tidur, gak ada dengar suara waktu dia masuknya. Subuh sekitar jam 5 saya bangun, sepertinya sudah jadi incaran," ungkap Nadia.

Ia dan suami langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Tanjung Karang Timur pada Jumat, 12 Agustus 2022 dengan nomor Laporan Polisi : LP/B/243/VII/2022/SPKT/POLSEK.

"Kami berharap Polisi segera temukan motor kembali dan para pelaku dapat segera ditangkap  dan dihukum seberat-beratnya," ucapnya.

BACA JUGA:Dokumen Kependudukan Berada dalam Genggaman, Pemkab Mesuji Perkenalkan Digital ID

Dibagian lain,  Kapolsek Tanjung Karang timur , Kompol Doni Aryanto membenarkan telah menerima laporan dari  korban pencurian motor. 

Bahkan jajaran nya telah diturunkan ke lokasi kejadian untuk meminta keterangan korban dan saksi sekitar termasuk dari hasil CCTV. 

"Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan berdasarkan laporan  korban,"ujar Dony.

Dony menambahkan, Polsek Tanjungkarang Timur bersama Satreskrim Polresta dan koordinasi dengan polsek-polsek  terus melakukan pengajaran pelaku curanmor di Bandarlampung. 

Sumber: