KPK Sebut Modus Korupsi Kian Masuk Lingkungan Keluarga

KPK Sebut Modus Korupsi Kian Masuk Lingkungan Keluarga

--

radarlampung.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menyebut saat ini modus korupsi kian masuk kedalam lingkungan keluarga.

Hal ini disampaikan Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardhiana saat pelaksanaan Roadshow Bus KPK 2022 di Kota Bandar Lampung, yang dilaksanakan di Halaman Parkir Mall Transmart, Bandar Lampung, Jum'at 23 September 2022.

Menurut Wawan, KPK terus melakukan kegiatan dalam memberantas tindak pidana korupsi. Per Desember 2021 sudah ada 1.462 orang yang ditangkap oleh KPK. 

"Namun terlihat, semakin lama, modus korupsi yang terjadipun semakin masuk dalam lingkungan keluarga. Ada suami yang melibatkan istri dan anaknya dan menyembunyikan hasil korupsi," kata Wawan.

BACA JUGA:Soal Perusakan Fasilitas Stasiun KA Blambangan, Polres Lampura Tetapkan Lima Orang Tersangka

Dengan adanya fenomena ini, KPK menilai perlu pendekatan lebih jauh melibatkan masyarakat terkecil yaitu keluarga. Strategis itu disebut Trisula Pemberantasan korupsi, yaitu strategi pendidikan yang melibatkan masyarakat usia dini hingga usia lanjut, strategi pencegahan yang menekankan perbaikan sistem untuk mencegah potensi terjadinya praktik korupsi, dan strategi penindakan dilakukan sebagai efek jera.

"Kegiatan roadshow bus antikorupsi ini merupakan bagian dari strategi pertama, yaitu strategi pendidikan. Dan Provinsi Lampung merupakan Provinsi Kedua yang berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan ini setelah Provinsi Sumatera Selatan dan akan  ke Provinsi Banten di tahun ini.  Dimana, di Kota Bandar Lampung, tema roadshow bus anti korupsi yang diangkat adalah sederhana," tambahnya.

Sementara, hadir pula Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi bersama Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana yang Membuka Roadshow Bus KPK 2022 di Kota Bandar Lampung ini.

Gubernur mengatakan, dengan kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan dan menjaga integritas dan peningkatan akhlak dari lingkungan terkecil  untuk melakukan pencegahan korupsi.

BACA JUGA:Universitas Terbuka Lampung Gelar Pelatihan Belajar Jarak Jauh dan Workshop pada 30 Lokasi

“Saya dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya acara ini, yang tentunya diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya, berupa menumbuhkan dan menjaga integritas dan peningkatan akhlak dari lingkungan terkecil  untuk melakukan pencegahan korupsi," kata Arinal.

Dia mengatakan, saat ini seluruh masyarakat harus menjaga integritas nya. Karena dengan integritas semua lapisan masyarakat akan menentukan keberhasilan pemberantasan korupsi yang akan berdampak pada keberhasilan Pembangunan di daerah dan Negara Indonesia.

"Selain itu, nilai integritas dapat diartikan sebagai sebuah kesatuan antara  berpikir, berkata, berperilaku dan bertindak dengan baik dan benar serta memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip moral. Integritas diawali dengan berpikir bukan berkata. Berpikir melahirkan pengetahuan, pemahaman, nilai, keyakinan dan prinsip. Sehingga berperilaku dan bertindak dengan baik dan benar dalam integritas merupakan satu kesatuan yang menjadi tolak ukur dalam melaksanakan tugas," lanjutnya.

Selain itu, Karakteristik seseorang yang memiliki integritas, tercermin dalam bersikap dan bertindak diantaranya Pertama Bersikap jujur, tulus, dan dapat dipercaya.

Sumber: