Tahun Depan, Kadis BMBK Lampung Janji Akan Perbaiki Jalan Berlubang di Depan Kampus Itera

Tahun Depan, Kadis BMBK Lampung Janji Akan Perbaiki Jalan Berlubang di Depan Kampus Itera

Pengendara menghindari Jalan Terusan Ryacudu, Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, tepatnya di depan Institut Teknologi Sumatera (Itera), dipenuhi kondisi bergelombang hingga rusak parah. Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Kondisi jalan terusan Ryacudu, atau yang berada di depan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) banyak ditemukan lubang.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana berjanji akan memperbaiki jalan tersebut tahun depan.

Seperti diketahui, jalan terusan Ryacudu tersebut memang rusak dibeberapa titik. Baik yang menuju ruas tol, maupun menuju Bandar Lampung.

Titik kerusakan jalan ini berupa lubang yang kedalamannya beragam. Namun, kerusakan menganggu pengendara yang hendak menuju tol maupun mahasiswa yang hendak ke ITERA.

BACA JUGA:Pecah Ban, Fortuner Tabrak Hino di Tol Lampung Hingga Terbalik, Begini Kronologisnya

Sebab, saat melewati titik yang rusak. Kendaraan harus mengurangi laju kecepatan kendaraan.

Jalan berlubang akan semakin parah dan lubang tak terlihat terutama pasca hujan turun karena lubang menjadi kubangan.

Karenanya, Dinas BMBK Provinsi Lampung bakal melakukan perbaikan pada jalan tersebut tahun depan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana pada Minggu, 30 Oktober 2022.

BACA JUGA:Tips agar Parfum Lebih Tahan Lama

"Memang rencana kami itu mau diperbaiki tahun kemarin, tapi ternyata jalan tersebut belum di FHO (serah terimakan) dari Waskita ke Hutama Karya maupun Hutama Karya ke Pemprov Lampung," kata Levi.

Dia menyebut, jalan tersebut sebenarnya masih tanggung jawab Waskita sebagai BUJT nya Hutama Karya. Karena kendala inilah, Levi menyebut menunda perbaikan jalan tersebut.

"Kemudian juga kan jalan tersebut sempat diperbaiki. Namun ternyata Sebenarnya setelah diperbaiki kan rusak lagi," kata Levi.

Karenanya, setelah berdiskusi dengan BPJN (Balai Pelaksana Jalan Nasional). Maka BMBK Provinsi Lampung mengambil solusi perbaikan dilakukan tahun depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: