Jangan Lewatkan! Pegamatan Gerhana Bulan Total 8 November Bersama OAIL Itera

Jangan Lewatkan! Pegamatan Gerhana Bulan Total 8 November Bersama OAIL Itera

--

BACA JUGA: Itera Siapkan Progam Asah Kemampuan Dosen dan Mahasiswa

Selanjutnya, gerhana akan terus berlangsung dengan fase sebagian hingga pada pukul 19.52 WIB.

Bulan keluar sepenuhnya dari bayangan bumi (penumbra) pada pukul 20.49 WIB.

“Di seluruh wilayah Indonesia, fenomena dapat diamati," ujarnya. 

Namun, tidak ada wilayah di Indonesia yang bisa mengamati proses terjadinya gerhana secara keseluruhan.

BACA JUGA: Gandeng ITERA untuk Mengkaji Risiko Bencana, Ini Kecamatan Rawan Banjir dan Puting Beliung di Mesuji

Dari awal masuknya bulan ke bayangan samar bumi (penumbra) hingga akhir. 

"Kita di Indonesia, hanya dapat menyaksikan gerhana ini ketika bulan sudah masuk ke dalam penumbra maupun umbra bumi ketika di Lampung," sebut Dr. Hakim L. Malasan.

Di Indonesia, hanya bisa mengamati  gerhana saat bulan baru terbit. Di mana, fase gerhana sudah pada puncak gerhana total.

Dr. Hakim L. Malasan mengatakan, ketiga terjadi gerhana bulan total, bulan akan berwarna kemerahan. 

BACA JUGA: Itera Launching EduPatriot, Target Jaring 50 Guru Besar

Ini disebabkan adanya cahaya matahari yang lolos melewati dan dibelokkan oleh atmosfer bumi, sehingga bulan menjadi berwarna kemerahan. 

Pada pengamatan proses gerhana bulan di kawasan Lampung Fair akan dilakukan secara visual menggunakan eyepiece dan teleskop katadioptrik Meade LX-90 dengan diameter 20 cm f/10. 

Di lokasi tersebut juga akan ditampilkan live streaming dari teleskop OZT-ALTS. 

Untuk pengamatan kedua bersama Himpunan Mahasiswa Sains Atmosfer dan Keplanetan Itera (Himasaka), dijadwalkan dihadiri sivitas akademika dan masyarakat umum. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: