Ini Titik Perbaikan Jalan Penghubung Lampung Barat-Sumatera Selatan

Ini Titik Perbaikan Jalan Penghubung Lampung Barat-Sumatera Selatan

Perbaikan Jalan Raden Intan (Liwa-Way Mengaku) di Lampung Barat.--

BACA JUGA: Satu Pekan, 2 Pengedar dan 7 Pengguna Narkoba Diamankan, Sabu dan Ganja Turut Jadi Barang Bukti

Sementara Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lampung Barat Zeflin Erizal mempertanyakan kualitas jalan yang dibangun tersebut. 

Ruas Jalan Raden Intan ini ditangani oleh provinsi dengan anggaran cukup besar.

Namun saat ini aspal banyak banyak yang terkelupas. Karena itu, kualitas pengerjaan jalan menjadi pertanyaan. 

Salah seorang pengendara, Riyan Sah juga mempertanyakan hasil pembangunan tersebut.

BACA JUGA: Realisasi Penerimaan Pajak Bandar Lampung Naik 84,39 Persen, BPPRD Akan Pasang RFID di Reklame

Menurut Riyan, kualitas pembangunan yang dihasilkan sangat buruk dan menyebabkan pengguna jalan tidak nyaman saat melintas.

"Aspalnya mulai terkelupas. Kalau diperhatikan, itu sangat tipis. Belum lagi kondisi jalan berlubang di beberapa titik. Padahal itu baru diperbaiki," sesalnya. 

Terkait penanganan jalan, Pemerintah Provinsi Lampung akan membantu anggaran pembangunan ruas jalan yang menghubungkan Bumi Agung-Gedung Gumanti-Tri Mulyo-Gerning, Kecamatan Tegineneng hingga perbatasan  Lampung Tengah.

Menurut Bupati Dendi Ramadhona , jalan tersebut merupakan  jalan provinsi yang sudah akan dihibahkan ke Pesawaran. 

BACA JUGA: Luar Biasa! Ada 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Terjadi di Pesbar

Ruas jalan itu menjadi akses masyarakat untuk mengangkut produksi hasil pertanian dan urat nadi perekonomian masyarakat di Tegineneng.

"Kami sudah menganggarkan sekitar Rp 8,5 miliar untuk peningkatan jalan sentra produksi di Tegineneng ini. Alhamdulillah, pak gubernur membantu sekitar Rp 4 miliar," kata Dendi Ramadhona, Selasa 15 November 2022.

Dendi menuturkan, peningkatan ruas jalan tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Pesawaran. 

Di mana, Pemerintah Kabupaten Pesawaran tidak ingin hanya berpangku tangan menunggu uluran bantuan anggaran dari provinsi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: