Wow! Kekayaan Reihana Tersaingi, Kadiskes Banten Punya Harta Segini

Wow! Kekayaan Reihana Tersaingi, Kadiskes Banten Punya Harta Segini

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Banten Ati Pramudji Hastuti tercatat memiliki harta hingga puluhan miliar. Kekayaannya mengalahkan harta Kadiskes Lampung Reihana yang sempat dipanggil KPK. --

BACA JUGA: Ditanya Tentang Wagub dan Kadiskes Prihal Klarifikasi ke KPK, Arinal: Mungkin Minggu Depan Saya Dipanggil

Semua harta tersebut tercatat di dalam LHKPN tahun 2022 dengan total mencapai Rp 24,5 miliar tanpa catatan hutang.

Melalui harta tersebut, Kadiskes Ati tidak hanya mengalahkan Kadiskes Lampung Reihana.

Ati juga disebut sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) paling kaya kaya di Provinsi Banten.

Kondisi ini mendapat sejumlah tanggapan. Seperti dalam postingan twitter akun @bung_madin yang menyebut, di balik menderitanya anak-anak di Banten akan penyakit menular yang sangat mengerikan.

BACA JUGA: Datang dan Pergi, Wagub Nunik Bungkam Saat Penuhi Klarifikasi KPK

Tentu tidak berlaku bagi seorang Kepala Dinas Kesehatan Banten Ati Pramudji yang telah menjadi ASN terkaya di Provinsi Banten.

Ungkapan tersebut ditulis oleh akun Twitter @bung-madin. 

"Kekuatan Mafia Kesehatan Provinsi Banten. Wow 61.000 kasus anak-anak yang menderita TBC semakin meningkat dan ini menjadi penyakit menular yg sangat mengerikan. Sungguh sangat sadiss.

Di balik menderitanya, anak2 di banten, akan tetapi tidak bagi seorang Kadiskes Banten yang bernama Ati Pramudji yang telah menjadi orang nomor satu, ASN TERKAYA di Banten," ungkapnya.

BACA JUGA: Harta Wagub Lampung Naik Nyaris Dua Kali Lipat, Sumber Terbanyak Dari Sini

Bahkan disebut juga Provinsi Banten memiliki fasilitas kesehatan yang pelayanan publiknya sangat buruk.

Seandainya KPK tidak secepat Tupai, Bung Madin yakin, para mafia kesehatan di Banten pun akan semakin sulit ditangkap, tulispemilik akun.

Selamat atas bertambahnya kekakayaan Ibu Kadinkes Banten, imbuhnya.

Atas cuitan yang viral tersebut, banyak netizen yang membanjiri postingan tersebut dan mendukung pernyataan itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: