Cegah Residu Kimia Pada Produk Pangan, Polsek Metro Kibang Lampung Timur Ajak Masyarakat Bertani Organik

Cegah Residu Kimia Pada Produk Pangan, Polsek Metro Kibang Lampung Timur Ajak Masyarakat Bertani Organik

Berbagai masalah kesehatan yang sering dialami manusia antara lain disebabkan faktor makanan yang dikonsumsi mengandung sisa bahan kimia.--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Berbagai masalah kesehatan yang sering dialami manusia antara lain disebabkan faktor makanan yang dikonsumsi mengandung sisa bahan kimia.

Baik itu, dari bahan kimia yang terkandung dalam racun pembasmi hama dan penyakit tanaman. Maupun, dari residu atau sisa bahan kimia yang terkandung dalam pupuk penyubur tanah.

Karenanya, salah satu solusi untuk mengatasi berbagai potensi serangan penyakit tersebut adalah mengkonsumi produk pangan organik.

 Sebagaimana dilakukan jajaran Polsek Metro Kibang Lampung Timur yang memanfaatkan lahan kosong di belakang kantor Mapolsek untuk berbudiya sayuran organik. Jenis tanaman yang dibudidayakan adalah tomat dan terong.

BACA JUGA:Rumor Render Spesifikasi Samsung Galaxy S24 Plus, Desain Keren Dengan Sokongan Dapur Pacu Mumpuni

Kapolsek Metro Kibang AKP Andreas Winardi menjelaskan, dalam berdidaya sayuran secara organik, maka sama sekali tidak menggunakan bahan kimia.

Baik itu, untuk pupuk maupun pembasmi hama dan penyakitnya.

"Untuk pupuk kami menggunakan pupuk  organik cair. Sedangkan, pembasmi hama dan penyakit kami menggunakan pestisida nabati," jelas AKP Andreas Winardi didampingi angotanya Bripka Heri Cahyono, Minggu 1 Oktober 2023.

Dilanjutkan, selain untuk mencegah serangan penyakit akibat paparan residu kimia.

BACA JUGA:Perubahan Batas Pendaftaran PPPK Guru 2023, Para Pendaftar Dari Lampung Wajib Tahu

Berbudaya tanaman sayuran secara organik pada lahan di belakang Mapolsek Metro Kibang juga untuk memotifasi anggotanya dan masyarakat agar memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumahnya untuk ditanami sayuran guna pemenuhuan kebutuan pangan sehari-sehari yang sehat.

Lebih lanjut dijelaskan, penggunaan pupuk organik cair juga menjadi solusi dalam mengantisipasi terhambatnya pertumbuhan tanaman akibat musim kemarau.

Sebab, biasanya para petani saat akan mengaplikasikan pupuk kimia harus menunggu datangnya hujan.

Sedangkan, pupuk organik cair dalam pengaplikasiannya dicampur air. Dengan kata lain, ketika mengaplikasikan pupuk organik cair secara otomatis melakukan penyiraman tanaman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: