Sedan Terseret KA Babaranjang di Lampung Utara, Tiga Orang Tewas

Sedan Terseret KA Babaranjang di Lampung Utara, Tiga Orang Tewas

sebuah kendaraan roda empat jenis sedan terseret KA Batubara rangkaian panjang (Babaranjang) hingga puluhan meter dengan korban jiwa tiga orang meninggal dunia. Foto Dok--

RADARLAMPUHG.CO.ID - Perlintasan kereta api (KA) Simpang Saprodi - Abung Jayo Kecamatan Abung Selatan kembali memakan korban jiwa.

Kali ini sebuah kendaraan roda empat jenis sedan terseret KA Batubara rangkaian panjang (Babaranjang) hingga puluhan meter dengan korban jiwa tiga orang meninggal dunia.

Peristiwa naas itu terjadi setelah kendaraan sedan mencoba melewati perlintasan KA berpalang pintu yang diduga sopir tidak melihat KA Kuala Stabas akan melintas, ditambah kondisi cuaca hujan deras. 

Kejadian itu diperkirakan terjadi sekira pukul 17.45 WIB. Informasi yang berhasil dihimpun, 3 (tiga) orang berjenis kelamin laki-laki tewas ditempat, dengan kondisi mobil rusak parah (ringsek) hampir tak berbentuk.

BACA JUGA:Mantan ASN BPN Lampung Timur Jadi Tersangka Korupsi Bendungan Margatiga Lampung Timur

Plt. Kadishub Lampura, Anom Sauni saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya peristiwa lakalantas antara KA Kuala Stabas vs Sedan Timor berwarna hijau dengan Nopol BE 1216 JA. Informasi sementara, Pengendara diduga menerobos rel tanpa palang pintu yang dijaga petugas itu. Meski telah diberi aba - aba, kendaraan tetap melintas hingga terjadi kecelakaan naas itu.

"Tim masih dilapangan, bersama petugas masih melakukan evakuasi. Informasi sementara diduga kendaraan tetap melintas, meski petugas jaga telah memberi peringatan atau aba - aba kepada pengendara," kata Anom Sauni, Selasa, 5 Desember 2023 tadi malam.

Dirinya akan menginformasikan kembali hasil perkembangan dilapangan. Evakuasi sedikit terhambat disebabkan hujan yang masih belum reda.

BACA JUGA:Cegah Kekerasan Seksual, Unila Sosialisasi, Tandatangani Pakta Integritas dan Teken MoU

"Nanti diinformasikan kembali," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Abung Jayo, Suroto saat dikonfirmasi belum dapat memastikan kronologis kejadian kecelakaan tersebut. Namun informasi yang beredar, tiga korban meninggal dunia, dua diantaranya masih dievakuasi petugas.

"Kalau informasinya, itu ada yang berasal dari Kelurahan Kelapa Tujuh, ada dari Desa Kalibening. Jadi masih simpang siur, korban masih dievakuasi oleh petugas, kami juga masih menunggu data validnya bang," ujar Suroto.

BACA JUGA:Tiga Puskesmas di Tanggamus Lampung Raih Status Akreditasi Paripurna, Dua Utama

Terpisah, Kasat Lantas Polres Lampura, IPTU Joni Carter mengamini informasi tersebut. Dan saat ini petugas sedang melakukan evakuasi dilapangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: