Golongan Manusia yang Bebas Dari Hisab pada Hari Kiamat Menurut Habib Abdullah bin Husein bin Thohir Ba’alwi

Golongan Manusia yang Bebas Dari Hisab pada Hari Kiamat Menurut Habib Abdullah bin Husein bin Thohir Ba’alwi

Manusia yang paling banyak hisabnya adalah yang memiliki banyak waktu luang tapi tidak dimanfaatkan untuk kebaikan dunia dan akhirat. ILUSTRASI/FREEPIK--

BACA JUGA: Update Tarif Jalan Tol Trans Sumatera Mulai Lampung Hingga Banda Aceh, 8 Ruas Masih Gratis

Kemudian dalam sebuah hadits riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa kita tidak boleh iri dengan harta orang lain.

Setiap manusia yang memiliki harta seharusnya mengingat bahwa apa-apa saja yang dimiliki saat ini akan cukup memberatkan hisab di akhirat.

“Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat hingga ia ditanya tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang ilmunya yang telah ia perbuat dan tentang hartanya darimana ia mendapatkannya dan untuk apa saja ia membelanjakan dan tentang anggota badannya untuk apa saja ia gunakan,” (HR Tirmidzi).

Sebagai pengingat bahwasannya manusia yang paling banyak hisabnya adalah mereka yang sehat dan banyak waktu menganggur tapi tidak menggunakan waktunya untuk hal-hal yang bermanfaat di dunia maupun di akhirat.

BACA JUGA: 2 Rute Menuju Lokasi Pantai Gunung Kunyit, Destinasi Wisata Tersembunyi di Pesisir Kota Bandar Lampung

Namun dari semua amalan yang pernah dilakukan selama hidup di dunia, yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah salat.

Apabila seorang muslim melaksanakan salatnya dengan baik, maka keberuntunganlah yang akan didapatnya.

Sedangkan apabila salatnya rusak, maka hal itu akan membuatnya sangat menyesal dan merugi.

Salat memiliki kedudukan penting dalam Islam, yang merupakan kewajiban paling utama setelah dua kalimat syahadat.

BACA JUGA: Cek Kelebihan Spesifikasi HP Oppo Reno10 Pro+ 5G, Segini Penawaran Harga Desember 2023

Karena salat merupakan tiang agama dan agama seseorang tidak akan tegak kecuali dengan menegakkan salat.

Kedudukan salat juga sebagai pembeda antara kaum muslimin dan mereka yang kafir, sekaligus amalan pertama yang akan dihisab pada hari kiamat kelak. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: