disway awards

Dorong Reformasi Birokrasi Kampus, Unila Siapkan Peta Proses Bisnis dan ABK Sesuai OTK Baru

Dorong Reformasi Birokrasi Kampus, Unila Siapkan Peta Proses Bisnis dan ABK Sesuai OTK Baru

Workshop Probis dan ABK 2025 Unila dorong reformasi birokrasi kampus menuju tata kelola transparan dan efisien sesuai OTK baru Permendikbudristek 49/2024.--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Universitas Lampung (Unila) menggelar Workshop Penyusunan Peta Proses Bisnis (Probis) dan Analisis Beban Kerja (ABK) tahun 2025.

Kegiatan berlangsung di ruang sidang rektorat lantai dua dan diikuti pimpinan universitas, para dekan, kepala biro, serta perwakilan tenaga kependidikan dari berbagai unit kerja.

Workshop dibuka secara resmi oleh Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., dan menghadirkan narasumber dari Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia (OSDM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Dalam sambutannya, Lusmeilia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menyesuaikan tata kelola organisasi dengan Organisasi dan Tata Kerja (OTK) baru Unila yang ditetapkan melalui Permendikbudristek Nomor 49 Tahun 2024.

BACA JUGA:Unila Perkuat Langkah Menuju World Class University Lewat Kolaborasi Strategis dengan Australia

“Penyusunan Probis dan ABK adalah fondasi penting untuk mewujudkan tata kelola organisasi yang modern, efektif, efisien, dan akuntabel,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan dua sesi materi utama.

Sesi pertama disampaikan oleh Dr. Bhimo Widyo Handoko, S.H., M.H., Kepala Biro OSDM Kemendikti Saintek, dengan materi berjudul 'Reformasi Birokrasi: Tantangan Menuju Tata Kelola Transparan, Akuntabel, dan Efisien dalam Mewujudkan Kampus Berdampak'.

Dalam paparannya, Dr. Bhimo menekankan pentingnya transformasi digital sebagai paradigma baru dalam tata kelola birokrasi pendidikan tinggi.

BACA JUGA:Pastikan Dampak Nyata, LPPM Unila Lakukan Monev Internal Program PkM di BUMK Jaya Lestari

Ia menyebut bahwa inovasi, teknologi, dan kolaborasi global menjadi kunci peningkatan kinerja lembaga pendidikan.

Sesi kedua diisi oleh Mohammad Ali, yang menyampaikan sosialisasi penyusunan peta proses bisnis di lingkungan Unila.

Ia menjelaskan pentingnya pemetaan alur kerja yang sistematis sebagai dasar peningkatan efisiensi dan koordinasi antarunit di lingkungan universitas.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Unila untuk memperkuat tata kelola organisasi yang adaptif terhadap era digital.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait