Polisi Ekshumasi Jenazah IRT Diduga Korban Pembunuhan Suami di Teluk Betung Timur
Polresta Bandar Lampung bersama Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Lampung melakukan ekshumasi terhadap jenazah Nursilawati--
RADARLAMPUNG.CO.ID - Polresta Bandar Lampung bersama Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Lampung melakukan ekshumasi terhadap jenazah Nursilawati (29), seorang ibu rumah tangga yang diduga tewas akibat dibunuh oleh suaminya sendiri.
Proses pembongkaran makam dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Umbul Asem, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung, Selasa (3/6) siang. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh pihak keluarga korban.
Menurut keterangan adik korban, M. Fiqrul Mustanir, rumah tangga antara korban dan tersangka sudah tidak harmonis sejak tiga bulan terakhir. Perselisihan kerap terjadi, baik dalam bentuk keributan kecil maupun percekcokan hebat, hingga akhirnya keduanya memilih hidup terpisah. Nursilawati bersama dua anaknya diketahui kembali ke rumah orang tuanya, tak jauh dari lokasi penemuan jasad korban.
BACA JUGA:Mahasiswa Unila Meninggal Usai Diksar, Ibunda Laporkan Dugaan Kekerasan ke Polda Lampung
Sementara tersangka, suami korban, tinggal di kamar kontrakan yang belakangan diketahui menjadi lokasi pembunuhan.
Kapolsek Teluk Betung Timur, AKP Toni Apriadi, menyampaikan bahwa ekshumasi dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Meskipun tersangka mengaku membunuh dengan cara mencekik leher korban, polisi menduga adanya tindakan kekerasan lain yang turut menyebabkan kematian.
“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” ujar AKP Toni.
BACA JUGA:Pemkab Pringsewu - OFI Kerjasama Budidaya Kakao Dengan Sistem CASDI
Dalam kasus ini, polisi telah menangkap suami korban sebagai tersangka utama, bersama seorang karyawan di tempat usaha milik pelaku yang diduga turut membantu dalam aksi tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
