Modernisasi Pertanian Lampung Makin Masif, Pacu Pertanian Modern dan Produktif
Infografis pertumbuhan data alsintan Provinsi Lampung.---Sumber foto : ist.---
RADARLAMPUNG.CO.ID – Transformasi menuju pertanian modern di Provinsi Lampung terus dipercepat.
Lonjakan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah sepanjang 2025 menjadi bukti keseriusan mendorong sektor pertanian yang lebih efisien, produktif, sekaligus menarik minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian.
Berdasarkan data pertumbuhan alsintan Provinsi Lampung yang diterima Radarlampung.co.id, bantuan yang bersumber dari APBN dan APBD meningkat signifikan di hampir seluruh jenis alat pertanian.
Lonjakan paling mencolok terjadi pada penyaluran traktor roda empat yang meningkat tajam pada 2025.
BACA JUGA:Dewan Minta Bapenda Terus Berinovasi Tingkatkan Pelayanan Pajak
Jika pada 2023 bantuan traktor roda empat hanya sebanyak 57 unit dan 52 unit pada 2024, maka pada 2025 jumlahnya melonjak menjadi 508 unit. Hingga Mei 2026 kembali bertambah 101 unit sehingga total kepemilikan traktor roda empat di Lampung mencapai sekitar 5.861 unit.
Peningkatan juga terjadi pada traktor roda dua. Bantuan yang semula berjumlah 342 unit pada 2023 dan 220 unit pada 2024 naik menjadi 624 unit pada 2025. Hingga Mei 2026 kembali terealisasi sebanyak 266 unit.
Pada sektor irigasi, pompa air menjadi alsintan dengan penambahan terbesar. Setelah mencapai 3.362 unit pada 2024, pemerintah kembali menyalurkan 1.164 unit pada 2025 dan tambahan 101 unit hingga Mei 2026 untuk memperkuat ketersediaan air di lahan pertanian.
Peralatan budidaya lainnya juga mengalami peningkatan. Handsprayer yang pada 2023 berjumlah 735 unit meningkat menjadi 942 unit pada 2024, kemudian melonjak menjadi 2.415 unit pada 2025. Hingga Mei tahun ini kembali bertambah 276 unit.
BACA JUGA:Gubernur Mirza: Bayar Pajak Kendaraan adalah Investasi untuk Masa Depan Lampung
Modernisasi budidaya padi juga diperkuat melalui penambahan rice transplanter. Setelah tidak ada pengadaan pada 2023, jumlahnya menjadi 24 unit pada 2024 dan melonjak menjadi 260 unit pada 2025. Sampai Mei 2026 kembali bertambah 238 unit.
Di sektor panen, bantuan crawler combine meningkat dari enam unit pada 2024 menjadi 340 unit pada 2025 dan kembali bertambah 13 unit hingga Mei 2026.
Sementara combine harvester naik dari 71 unit pada 2023 menjadi 132 unit pada 2024, kemudian meningkat lagi menjadi 267 unit pada 2025 dengan tambahan 28 unit pada tahun ini.
Pemanfaatan teknologi modern juga mulai diterapkan melalui pengadaan 20 unit drone pertanian pada 2025. Selain itu, pemerintah mulai menyalurkan tiga unit implement corn kit hingga Mei 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


