Bawa Misi Khusus di Jabar, 5 Mahasiswa Terbaik Unila Siap Terjun KKN Internasional
Rektor Unila Prof. Lusmeilia Afriani menitipkan pesan khusus kepada lima mahasiswa Terbaik Unila siap terjun KKN Internasional. -Foto Unila For Radar Lampung-
RADARLAMPUNG.CO.ID- Sebanyak lima mahasiswa terbaik Universitas Lampung (Unila) siap diterjunkan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Kabupaten Tasikmalaya dan Pangandaran, Jawa Barat.
Para delegasi terpilih ini dijadwalkan menjalankan pengabdian selama 30 hari, terhitung mulai 22 Juli hingga 22 Agustus 2026 mendatang.
Sebelum diberangkatkan ke lokasi pengabdian, kelima mahasiswa ini telah mengantongi restu dan arahan langsung dari Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., dalam prosesi pelepasan di Ruang Rapat Rektor Unila.
BACA JUGA:Pergerakan Bursa Rektor Unila 2027–2031: Aturan Disusun, Figur Internal Mulai Siap
Program KKN Internasional tahun ini merupakan bentuk implementasi Program Berdampak Unila sekaligus tindak lanjut kolaborasi perguruan tinggi yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Barat.
Ketua KKN Unila, Diky Hidayat, S.Si., M.Sc., menjelaskan bahwa lima mahasiswa yang dikirimkan merupakan hasil seleksi ketat dari tiga fakultas, yakni Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).
Nantinya, para delegasi Unila akan berkolaborasi langsung dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia hingga mahasiswa asing (internasional) yang tengah menempuh studi di Indonesia.
"Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas kampus dan negara. Harapannya, mereka dapat menerapkan pengetahuan dan teknologi untuk masyarakat, sekaligus mengasah kemampuan bekerja di lingkungan multikultural," terang Diky.
BACA JUGA:Dosen FK Unila Optimalisasi Pencegahan DBD dan Malaria Lewat Edukasi serta Gerakan PSN di Lamsel
Nantinya, para delegasi Unila akan berkolaborasi langsung dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia hingga mahasiswa asing (internasional) yang tengah menempuh studi di Indonesia.
"Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas kampus dan negara. Harapannya, mereka dapat menerapkan pengetahuan dan teknologi untuk masyarakat, sekaligus mengasah kemampuan bekerja di lingkungan multikultural," terang Diky.
Sementara itu, Rektor Unila Prof. Lusmeilia Afriani menekankan bahwa para delegasi tidak hanya menjalankan rutinitas program kerja biasa, tetapi juga membawa misi khusus sebagai duta daerah dan kampus.
Ia meminta para mahasiswa aktif memperkenalkan potensi Provinsi Lampung serta profil dan keunggulan Unila di kancah nasional maupun internasional.
BACA JUGA:Hasil Simanila 2026: 1.302 Calon Mahasiswa Diterima, 115 Orang Masuk Jalur PMPAP Unila Tanpa Biaya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


