RADARLAMPUNG.CO.ID - Wakil Gubernur Lampung Chusnunia menyebut sebelas Warga Negara Indonesia (WNI) yang dijanjikan menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Polandia namun terdampar di Turki sejak beberapa bulan lalu, harus segera dapat kembali ke Indonesia dengan selamat. \"Nanti kita koordinasikan untuk bisa ada solusinya yang pasti keselamatan warga negara Indonesia diatas segalanya. Segala sesuatu sangat dimungkinkan hanya soal anggaran ini tidak bisa secara dadakan tapi sekali lagi keselamatan warga diatas segalanya,\" beber Nunik -sapaan akrab Chusnunia- yang diwawancarai di Kantor nya, Senin (18/4). Dia mengatakan akan berkoordinasi dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Direktorat Jendral Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Ditjen Binapenta) Kementerian Tenaga Kerja dalam proses pemulangan WNI tersebut. Nunik mengingatkan masyarakat untuk memastikan dahulu agen yang akan memberangkatkan PMI ke luar negeri. \"Kami sudah selalu dilakukan sosialisasi jangan berangkat sebelum siap, pastikan perusahaan penempatan tersebut yang tidak di blacklist dan kordinasi dengan dinas tenaga kerja setempat atau BP2MI. Jangan lupa lapor ke kepala desa karena selama ini banyak yang tidak lapor sehingga kepala desa tidak tahu ada yang pergi. Hati-hati bekerja di luar negeri dan rentan terhadap perdagangan orang seperti ABK (anak buah kapal). Maka harus betul-betul legal, siap dahulu baru berangkat,\" tambahnya. Sementara Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung menggali informasi mengenai sebelas Warga Negara Indonesia (WNI) yang bakal bekerja ke Polandia namun tertahan berbulan-bulan di Turki. Kadisnaker Provinsi Lampung, Agus Nompitu mengatakan seluruh data dan informasi mengenai keberangkatan 11 WNI telah didapat. Selanjutnya, Disnaker akan menindaklanjuti terkait proses WNI tersebut bisa sampai ke Turki. \"Jadi data-data sudah ada pada kami, seperti asal daerah WNI tersebut. Ini kita terus berkoordinasi terkait dengan penelusuran perusahaan yang melakukan rekrutmen dan penempatan, terkait legalitas perusahaan dan legalitas perekrutan pekerja migran,\" beber Agus. Karena dia menyebut, bisa saja perusahaannya legal tapi rekrutmennya dilakukan non prosedural. \"Kami juga akan melakukan penelusuran perusahaan PT Della Fadhil Anugrah, yang memang memiliki cabang di Lampung, tapi pusatnya di Bekasi. Kami akan melakukan penulusuran akan dicek legal atau tidak,\" tambahnya. Dari data yang berhasil di dapat Agus, dari sebelas WNI ini kebanyakan dari Lampung Timur. Kemudian ada dari Mesuji, Tulangbawang Barat dan Lampung Selatan. Agus mengatakan pengecekan akan dilakukan secara detail. Agus juga menghimbau sebelum masyarakat tergoda ajakan untuk bekerja ke luar negeri dengan gaji yang besar. Harus di cek dahulu kebenarannya, sehingga kejadian serupa tidak terulang. \"Ini jadi warning bagi kita, karena masyarakat masih banyak yang di imingi gaji besar sehingga terjebak dalam perdagangan orang. Memang kita ada agen yang menyalurkan PMI ke Polandia. Namun harus dipastikan jelas, sehingga tidak terjadi kejadian serupa,\" tambahnya. (rma/yud)
Wagub Nunik Soal 11 WNI Terdampar di Turki : Harus Ada Solusinya
Senin 18-04-2022,16:24 WIB
Editor : Yuda Pranata
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 02-07-2026,08:11 WIB
iQOO Pad 5c Resmi Meluncur, Tablet Snapdragon 8s Gen 3 dengan Layar 144Hz dan Baterai 10.000mAh
Kamis 02-07-2026,06:25 WIB
Hematnya Gak Main-main, Ini Daftar Lengkap Promo Super Hemat Indomaret Hingga 8Juli 2026
Kamis 02-07-2026,11:02 WIB
Lewat Nobar Piala Dunia, Pemprov Lampung Hidupkan UMKM dan Ruang Publik
Kamis 02-07-2026,17:58 WIB
Infinix XPAD WiFi Jadi Tablet Rp2 Jutaan yang Menarik, Layar 90Hz dan Memori 256GB Jadi Andalan
Kamis 02-07-2026,07:55 WIB
All New Mitsubishi Pajero 2026 Terungkap, Kabin Digital Baru dan Platform Triton Jadi Andalan
Terkini
Kamis 02-07-2026,21:35 WIB
Warga Brutal Diduga Bunuh Tapir yang Viral di Jalanan Mesuji, Polisi Buru Pelaku
Kamis 02-07-2026,21:19 WIB
Mantap! UKM Karate Teknokrat Borong Delapan Emas di Indonesia Open Karate Championship 2026
Kamis 02-07-2026,20:13 WIB
Tak Lolos SPMB, Wali Kota Jamin Siswa Tetap Bisa Bersekolah di SMP Negeri
Kamis 02-07-2026,18:47 WIB
Tapir Lintasi Jalan Register 45 Mesuji, BKSDA Telusuri Kondisi Habitat Satwa Dilindungi
Kamis 02-07-2026,18:24 WIB