Usulan Perbaikan Jalan IJD Lampung 2026 Tembus Rp1 Triliun

Usulan Perbaikan Jalan IJD Lampung 2026 Tembus Rp1 Triliun

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPJN Lampung Giri Yudhono.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---

RADARLAMPUNG.CO.ID – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung mengusulkan proyek perbaikan jalan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) senilai lebih dari Rp1 triliun pada 2026

Saat ini usulan tersebut telah lolos tahap verifikasi di tingkat pusat dan tinggal menunggu keputusan besaran alokasi anggaran dari pemerintah pusat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPJN Lampung Giri Yudhono mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima kepastian jumlah paket IJD yang akan diperoleh Lampung pada 2026.

Meski demikian, pembahasan di Kementerian Pekerjaan Umum bersama Kementerian Keuangan telah memasuki tahap finalisasi.

BACA JUGA:Pengamat Nilai Hibah Rp35 Miliar Belum Sejalan dengan Prioritas Pembangunan Lampung

"Kami masih menunggu keputusan dari pusat. Mudah-mudahan alokasinya meningkat dibanding tahun lalu yang mendapat 15 paket. Targetnya minggu ini atau minggu depan sudah keluar sehingga proses lelang dan kontrak bisa segera dimulai," ujar Giri, Rabu 5 Agustus 2026.

Menurutnya, waktu pelaksanaan proyek tahun ini relatif singkat, yakni hanya sekitar empat hingga lima bulan atau mulai Agustus hingga Desember 2026.

Giri menjelaskan, usulan yang diajukan dari pemerintah daerah sebenarnya mencapai sekitar Rp2 triliun dengan puluhan hingga ratusan paket pekerjaan.

Namun setelah dilakukan verifikasi administrasi dan kesiapan teknis, seperti kelengkapan Detail Engineering Design (DED) serta persyaratan lainnya, nilai usulan yang dinyatakan memenuhi syarat menjadi sekitar Rp1 triliun.

BACA JUGA:Hibah untuk Kejaksaan Disorot, Pemprov Lampung Jelaskan Mekanismenya

"Balai melakukan verifikasi terhadap persyaratan koridor jalan yang diusulkan. Saat ini usulan sekitar Rp1 triliun tersebut sudah lolos verifikasi dan tinggal menunggu keputusan pusat mengenai berapa anggaran yang disetujui," jelasnya.

Ia mengatakan, pemerintah pusat memiliki sejumlah prioritas dalam menentukan proyek yang memperoleh pendanaan IJD.

Di antaranya adalah jalan yang mendukung ketahanan pangan, konektivitas antarwilayah, jalur logistik, kawasan pariwisata, akses kawasan industri, hingga akses menuju fasilitas pelayanan publik seperti rumah sakit.

Salah satu usulan yang diajukan BPJN Lampung adalah pembangunan akses menuju Rumah Sakit Umum Daerah KH Muhammad Thohir di Pesisir Barat yang telah diresmikan Presiden beberapa waktu lalu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait