Memahami Karakteristik Karyawan Milenial dan Zilenial, Ternyata Ini Perbedaannya

Jumat 17-03-2023,13:01 WIB
Reporter : Melida Rohlita
Editor : Ari Suryanto

Karyawan generasi milenial cenderung mencari tempat kerja yang memiliki lingkungan kerja yang solid dan karyawan yang saling mendukung satu sama lain.

BACA JUGA:Teman Disabilitas Berpeluang Raih Beasiswa LPDP 2023 Tahap II, Calon Pendaftar Simak Tiga Kategori Ini

Tidak Suka dengan Aturan yang Kaku

Karyawan generasi milenial umumnya tidak suka dengan aturan yang kaku dan menghambat kreativitas mereka.

Mereka lebih suka bekerja di tempat yang memberikan kebebasan dalam mengembangkan ide-ide mereka.

Memerlukan umpan balik yang Konstruktif

Karyawan generasi milenial sering memerlukan umpan balik yang konstruktif untuk terus berkembang dalam karir mereka. 

Mereka ingin tahu bagaimana mereka dapat memperbaiki diri dan mencapai tujuan yang diinginkan.

Sedangkan untuk karakteristik Karyawan Generasi Zilenial merupakan generasi kelahiran antara tahun 1997 hingga 2012 dan sering disebut sebagai "generasi muda" atau "digital natives 2.0". 

BACA JUGA:Ternyata Ini Rahasia Ariel Tatum Bisa Miliki Body yang Ramping dan Seksi

"Mereka tumbuh dengan lebih banyak teknologi dan internet dibandingkan generasi sebelumnya," jelasnya.

Adapun karakteristik karyawan generasi zilenial antara lain sebagai berikut:

Tipe Digital Native

Karyawan generasi zilenial terlahir di era teknologi digital, sehingga mereka sangat akrab dengan teknologi.

Mereka mengenal dan memanfaatkan berbagai aplikasi dan perangkat digital, seperti smartphone, tablet, laptop, dan media sosial.

Karyawan Gen Z memiliki kecakapan teknologi yang sangat baik dan mampu memanfaatkannya untuk bekerja dengan efisien.

Kategori :