Dari Dompet ke Layar, OCTO Menemani Anak Muda Lampung Menjemput Mimpi

Selasa 06-10-2026,10:00 WIB
Reporter : Prima Imansyah Permana
Editor : Ari Suryanto

BACA JUGA:Bentengi Generasi Muda dari Narkoba, DPC GRANAT Lamtim Penyuluhan di Sekolah

Namun kemudahan itu sekaligus menghadirkan tantangan baru. Ketika transaksi menjadi semudah menyentuh layar, kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan justru menjadi semakin penting.

Di sinilah literasi dan disiplin finansial menemukan relevansinya.

Sebab teknologi dapat membuat transaksi lebih mudah, tetapi keputusan tetap berada di tangan penggunanya.

OCTO kemudian ditempatkan sebagai pendamping yang membantu anak muda mengelola uang, menabung, berinvestasi, membangun ketahanan finansial sekaligus menikmati berbagai pengalaman hidup secara lebih bijak.

BACA JUGA:OJK Imbau Masyarakat Utamakan Bayar Utang dan Cicilan Sebelum Memenuhi Keinginan Agar Finansial Tetap Sehat

Tujuh Dekade, Mengikuti Generasi Yang Berubah

Perjalanan CIMB Niaga selama 71 tahun memperlihatkan satu hal: dunia berubah, dan perbankan harus ikut berubah.

Bank yang lahir pada 1955 itu kini menghadirkan layanan konvensional, syariah, bisnis, korporasi hingga berbagai layanan digital.

Melalui Kejar Mimpi, CIMB Niaga juga mencoba membangun hubungan yang lebih dekat dengan generasi muda, bukan hanya melalui produk finansial, tetapi melalui gagasan tentang keberanian mengambil langkah untuk masa depan.

Kampanye OCTO untuk Pejuang Mimpi menjadi salah satu bentuk dari upaya tersebut.

BACA JUGA:Sulpakar Jadi Pj Sekda Lampung Tengah, Plt Kadis Kehutanan Berganti

Pesan yang dibawa pun tidak berhenti pada jargon digital. Ada gagasan yang lebih personal: setiap orang memiliki mimpi, tetapi mimpi membutuhkan persiapan.

Bagi anak muda Lampung yang sedang menata langkah—entah mengejar pendidikan, merintis usaha, membangun karier, atau mengembangkan kreativitas—perjalanan itu tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar.

Bisa jadi dimulai dari keputusan sederhana: menyisihkan uang, mengatur pengeluaran, menyiapkan dana darurat, atau mulai berinvestasi.

Sebab mimpi yang besar sering kali tumbuh dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Kategori :