Respon Aksi Premanisme di Perbatasan OKI-Lampung, Polres Mesuji Tempatkan Personel Guna Cegah Pelemparan Batu
Dugaan premanisme di perbatasan Mesuji-OKI ditangani polisi, pengendara diimbau melapor bila jadi korban.--
RADARLAMPUNG.CO.ID - Polres Mesuji menindaklanjuti aduan warga soal dugaan pelemparan batu terhadap mobil dan truk di perbatasan Kabupaten Mesuji, Lampung, dengan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Kapolres Mesuji, AKBP Muhammad Firdaus, menyatakan laporan diterimanya dari seorang warga bernama Sahrul, yang menyebut adanya aksi premanisme dan pelemparan kaca kendaraan.
“Saya langsung memerintahkan anggota Sat Samapta Polres Mesuji untuk mengecek lokasi dan melakukan patroli,” ujarnya, Senin, 20 Oktober 2025.
Firdaus menjelaskan, praktik kejahatan jalanan ini umumnya terjadi malam hari, di ruas jalan sepi dan minim penerangan.
BACA JUGA:Mitigasi Pemangkasan TKD dari Pemerintah Pusat, Pemprov Lampung Siap Sesuaikan Anggaran 2026
Pelaku meminta uang kepada pengemudi sebagai 'uang keamanan'. Jika ditolak, kaca kendaraan dilempar hingga pecah.
Meski demikian, hingga kini belum ada laporan resmi yang masuk ke Polres Mesuji.
Dari hasil patroli, situasi di lokasi dilaporkan kondusif dan tidak ditemukan korban.
“Personel kami sudah ditempatkan di pos perbatasan untuk berjaga dan mencegah terulangnya aksi seperti itu,” katanya.
BACA JUGA:61 Kasus Kekerasan Guncang Kota Metro, Payung Hukum Perlindungan Korban Belum Juga Terbit
Mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat itu mengimbau pengendara agar segera melapor bila menjadi korban tindak kejahatan.
“Laporkan ke Polres Mesuji atau hubungi Call Center Polri di 110,” pungkasnya.
Patroli dilakukan sebagai langkah proaktif Polres Mesuji untuk menekan aksi kriminal jalanan dan memastikan keamanan warga serta pengendara di jalur perbatasan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
