Bingung PPDB Hari Pertama di Bandar Lampung, Ibu-ibu Datang Langsung ke Sekolah, Ternyata...

Bingung PPDB Hari Pertama di Bandar Lampung, Ibu-ibu Datang Langsung ke Sekolah, Ternyata...

PPDB di SMKN 2 Bandar Lampung. FOTO MELIDA ROHLITA/RADARLAMPUNG.CO.ID --

BANDAR LAMPUNG, RADARLAMPUNG.CO.IDHari pertama pelaksanaan PPDB SMA/SMK masih diwarnai kebingungan dari orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya.

Mereka mendatangi langsung ke sekolah yang dituju di Bandar Lampung, Senin 27 Juni 2022.

Pantauan Radarlampung.co.id di SMAN 2 Bandar Lampung, terlihat sejumlah orang tua beserta anaknya datang ke sekolah, sambil membaca banner pengumuman PPDB.

Salah satunya Astrid, warga Langkapura. Ia datang langsung ke sekolah, menanyakan bagaimana prosedur atau sistem online murni dalam PPDB 2022 tersebut.

BACA JUGA: Harga Bawang Merah Naiknya Bikin Menangis

"Jujur masih bingung. Ini kita datang, ternyata ya memang online semuanya. Belum ngerti gimana-gimana caranya. Saya agak gaptek," sebut Astrid.

Tak berbeda, kondisi di SMAN 3 Bandar Lampung. Beberapa wali murid memilih datang langsung ke sekolah, demi menanyakan kelengkapan persyaratan dalam pendaftaran.

Padahal sebenarnya sudah ada dalam juknis laman PPDB sendiri.

"Kalau dateng ke sekolah langsung itu rasanya puas nanya. Daripada nanti salah, kita sudah masukin berkas. Saya juga nanya gimana caranya upload berkas itu. Ternyata di-scan pakai hp bisa," ujar Jati Asih, warga Jl Cut Nyak Dien, Bandar Lampung.

BACA JUGA: Dr. Fauzi Orasi Ilmiah Wisuda Ke XXIII STMIK Pringsewu

Bersamaan dengan itu, Kepala SMAN 3 Bandar Lampung Wiwin mengaku pihaknya sudah menyiapkan tim untuk membantu calon pendaftar dengan menyiapkan ruangan khusus.

"Hampir semua wali murid melihat situasi, tidak langsung mendaftar. Mereka menimbang-nimbang dulu. Di sini sudah kami sediakan banner penjelasan cara-cara pendaftaran,” sebut Wiwin.

Tahun ini, pihaknya bakal menerima kuota sebanyak 10 kelas sesuai dengan jumlah siswa yang lulus tahun ini.

Sementara Ketua MKKS SMA Lampung Hendra Putra menanggapi wali murid yang masih kebingungan dan mendatangi sekolah adalah bagian dari euforia berkurangnya Covid-19 selama ini.

BACA JUGA: Sabar, Open Bidding JPTP dalam Proses, Begini Kata Plh Sekda

"Kalau sosialisasi sudah nggak kurang-kurang. Mungkin karena euforia suasana Covid nggak ada lagi. Masalahnya, kita juga nggak bisa suruh pulang walaupun mereka tidak bisa berkomunikasi langsung dengan panitia," sebut Hendra Putra.

Selain itu, Hendra juga menegaskan jika penggunaan kartu keluarga yang belum genap satu tahun tidak bisa digunakan. Ini berdasar ketetapan sistem yang sudah ada.

"Nggak bisa. Terblok oleh system. Sedangkan Suket domisili hanya diperuntukkan yang terdampak bencana alam dan bencana sosial," tegas Hendra Putra.

Di SMKN 2 Bandar Lampung, suasana terlihat baru pada PPDB tahun ini. Pasalnya semua calon pendaftar diminta untuk datang ke sekolah jika telah melakukan pendaftaran secara online.

BACA JUGA: Airlangga Hartarto Bertemu Ronaldinho, Simak Obrolannya

Hal ini dimaksudkan untuk memeriksa kembali apakah berkas yang sudah diunggah sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan.

"Jadi belajar dari mekanisme tahun lalu, ini adalah verifikasi apakah mereka sudah daftar dengan benar. Soalnya tahun lalu kebanyakan pendaftar itu percaya diri bakal diterima. Padahal berkas atau fotonya ada yang tidak sesuai,” kata Kepala SMKN 2 Bandar Lampung Moh. Edi Harjito.

”Maka sesudah daftar online datang ke sekolah untuk verifikasi, sama panitia sudah benar belum berkas yang di-upload ini," sebut Moh. Edi Harjito. (*)

 

 

Sumber: