Sandiaga Uno Sebut Festival Krakatau Bangkitkan Ekonomi Lampung

Sandiaga Uno Sebut Festival Krakatau Bangkitkan Ekonomi Lampung

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno membuka Pesona Kemilau Krakatau 2022. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID--

LAMPUNG SELATAN, RADARLAMPUNG.CO.ID - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan bahwa Festival Krakatau tahun 2022 dapat membantu kebangkitan ekonomi di Lampung.

Hal tersebut ia sampaikan saat membuka acara Pesona Kemilau Festival Krakatau ke-31 tahun 2022 di anjungan Agung Terminal Eksekutif Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Sabtu 27 Agustus 2022.

Menurut Sandiaga, Festival Krakatau berhasil masuk ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) yang telah diseleksi dan dikurasi dengan penuh kehati-hatian.

"Ya, ini (Krakatau) merupakan sejarah sangat menarik dan punya keindahan tersendiri. Destinasi wisata di Lampung telah mampu unggul dan berdaya saing secara global," sebut Sandiaga Uno. 

BACA JUGA: Rektor Universitas Malahayati Kukuhkan 270 Wisudawan

Sandiaga Uno menyebutkan, penyelenggaraan event Festival Krakatau yang diadakan rutin setiap tahun juga turut menyuguhkan kearifan lokal, seni budaya serta edukasi.

"Nanti kedepannya harus disiapkan paket untuk perjalanan para wisatawan. Karena ini memiliki nilai sejarah berkelas dunia. Kita perlu siapkan paket dengan konsep yang berkualitas dan berstandar nasional," urainya. 

Sementara Gubernur Arinal Djunaidi mengungkapkan, Provinsi Lampung memiliki banyak potensi wisata berkelas dan mampu bersaing secara internasional.

"Ya, kita bisa melakukan kunjungan wisata tour ke Anak Gunung Krakatau dan ini hanya ada di Lampung," tegas Arinal, Sabtu 27 Agustus 2022.

BACA JUGA: Sandiaga Uno Disambut Pencak Silat Hingga Tari Sekura di Festival Krakatau 2022

Menurut Arinal, lokasi Gunung Anak Krakatau strategis, karena dekat dengan pelabuhan sehingga masyarakat mudah untuk menjangkau.

Arinal akan mengusulkan ke pemerintah pusat untuk menjadikan Pelabuhan Bakauheni menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

"Sebelum pandemi Covid-19, pariwisata menjadi penyumbang devisa terbesar dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi selain pertanian. Seiring dengan menurunnya pandemi, diharapkan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi Lampung," pungkasnya. (*)

 

Sumber: