Mengaku Wartawan, Tipu Kepsek Hingga Jutaan Rupiah

Mengaku Wartawan, Tipu Kepsek Hingga Jutaan Rupiah

Kepsek SMAN 1 Abung Barat Ratna Dewi S.Pd didampingi bendaharanya Sri Harini melaporkan peristiwa dugaan penipuan ke Mapolres Lampura. (Foto Fahrozy Irsan Toni/Radarlampung.co.id)--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Management media Gerbang Sumatera88 dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Abung Barat melaporkan oknum mengaku wartawan dari media tersebut yang diduga melalukan pungutan liar, Sabtu 10 September 2022.

Di hari itu, oknum wartawan yang mengaku dari media Gerbang Sumatera88 itu pun dilaporkan atas dugaan melakukan aksi penipuan di sekolah tersebut.

Alhasil, Kepala sekolah (kepsek) berserta dewan guru mendatangi Polres Lampura guna melakukan laporan terhadap oknum yang mengaku wartawan tersebut.

Menurut penuturan Kepsek SMAN 1 Abung Barat Ratna Dewi, S.Pd., melalui bendaharanya Sri Harini, pihaknya melaporkan pelaku atas nama Ahmad yang telah melakukan tindakan pungutan liar dan penipuan ke Polres Lampura setempat.

BACA JUGA:Ibu Ditahan, Anak Korban Penganiayaan Ibu Kandung Dititipkan di Ponpes

Laporan tertuang dengan Nomor: STPL/2559/B-1/IX/2022/SPKT/POLRES LAMPUNG UTARA/POLDA LAMPUNG.

Dijelaskan oleh Sri Harini, pelaku tersebut telah melakukan penipuan sejak tahun 2021, tepatnya pada 9 September 2021 dan meminta uang sejumlah Rp 2 juta, dengan alasan berlangganan koran selama 1 tahun.

Tindakan yang sama diulang kembali pada Maret 2022, dan pelaku meminta lagi uang berlangganan koran sebesar Rp 360 ribu yang dijatuhkan untuk bulan Januari sampai Maret.

"Kemudian pada 31 Mei 2022 pelaku kembali lagi meminta uang sebesar Rp 300 ribu untuk pembayaran bulan April dan Mei," bebernya.

BACA JUGA:Pasca Gelar Perkara, Ibu Aniaya Anak Kandung Ditetapkan Tersangka

Pelaku selalu meminta uang tersebut dengan alasan berlangganan koran, namun tidak melampirkan MoU dan bukti fisik, yaitu koran yang disebutkan SKH Gerbang Sumatera88.

"Selalu minta uang tapi waktu kami minta koran dan MoU-nya dia bilang besok ke besok terus dari situ kami mulai curiga," jelasnya.

Ditambahkan juga oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Abung Barat Ratna Dewi, mengetahui adanya kecurangan dari pelaku, pihak sekolah mencari tahu Pimpinan Redaksi Gerbang Sumatera88.

"Setelah saya melakukan konfirmasi kepada pihak management media Gerbang Sumatera88, waktu itu bertemu dengan pimpinannya bernama Defri Zan, dia tidak mengetahui wartawan itu. Bahkan, pihaknya tidak pernah mengrekrut wartawan yang bernama Ahmad. Dari situlah, kami langsung melaporkan itu ke pihak berwajib," kata Ratna Dewi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: