Diduga Ikut Balap Liar di Jalur Islamic Center, 4 Sepeda Motor Diamankan

Diduga Ikut Balap Liar di Jalur Islamic Center, 4 Sepeda Motor Diamankan

FOTO DOK. HUMAS POLRES TANGGAMUS - Polsek Kotaagung mengamankan sejumlah sepeda motor yang diduga ikut aksi balap liar.--

TANGGAMUS, RADARLAMPUNG.CO.ID - Polsek Kota Agung, Polres Tanggamus, mengamankan sejumlah sepeda motor yang diduga ikuti aksi balap liar, di Jalan Soekarno Hatta, kompleks Islamic Center, Kotaagung, Sabtu 17 September 2022.

Terungkapnya aksi ini berawal dari informasi masyarakat kalau  ada  balap liar.  Selanjutnya, Polsek Kota Agung  bergerak dengan menerjunkan sejumlah personelnya. 

Seksi Humas Polres Tanggamus melalui keterangan tertulisnya mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan, tim  selanjutnya dilakukan penggerebekan aksi balap liar tersebut. Akhirnya, Polsek Kota Agung mengamankan sejumlah sepeda motor yang diduga ikut aksi.

Kapolsek Kota Agung AKP I Made Sudastra mengungkapkan, pihaknya berhasil mengamankan 4 sepeda motor berbagai jenis diduga mengikuti balap liar.    

BACA JUGA:Pemkab Lampung Timur Mulai Input Data Tenaga Non-ASN

“Saat tiba di lokasi, kami berhasil mengamankan 4 sepeda motor berikut pemiliknya. Selanjutnya dibawa ke Polsek Kota,” kata AKP I Made Sudastra mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, Minggu  18 September 2022.   

Kapolsek menjelaskan, pihaknya telah meminta keterangan para terduga pelaku balap liar tersebut. Namun mereka tidak membawa surat-surat kendaraan sehingga terhadap mereka diberikan surat sita sementara.  

“Untuk sepeda motor kita sita sementara. Sebab mereka tidak dapat menunjukan surat yang sah. Terhadap para terduga sementara dikembalikan kepada keluarganya,” jelasnya.   

Kapolsek menegaskan, pihaknya tidak akan bosan-bosan melakukan penindakan balap liar. Sebab sangat membahayakan jiwa serta menganggu aktifitas di RSUD Batin Mangunang. 

BACA JUGA:Tasyakuran Satu Abad, Bupati Lampung Barat Apresiasi PSHT Berkembang Cepat

Kapolsek juga mengimbau agar masyarakat memberikan pengertian anak-anaknya dan melarang mereka mengikuti aksi balap liar maupun menontonnya. Lagi-lagi karena sangat membahayakan.  

“Jangan bosan mengimbau keluarga kita untuk tidak mengikuti aksi balap liar karena sudah banyak korban. Kami juga tentunya akan terus melakukan tindakan agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan,” tutupnya. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: