Tim Itera Gagas Inovasi Pembangkit Listrik Dari Gelombang Laut

Tim Itera Gagas Inovasi Pembangkit Listrik Dari Gelombang Laut

--

BANDAR LAMPUNG, RADARLAMPUNG.CO.ID - Tim mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) meraih juara dua dalam lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional energy competition.

Ajang tersebut digelar Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur.

Dalam kompetisi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi nasional tersebut, tim Itera membawakan karya bertajuk Rancang Bangun Prototipe OTP (Oscillating Tidal Power) sebagai inovasi pembangkit listrik tenaga gelombang pasang surut air laut menggunakan venturi tube directional. 

Penyusunan karya tersebut, tim yang terdiri dari Muhammad Gufran Nurendrawan Bangsa (Teknik Sistem Energi), Bintari Citra (Teknik Sistem Energi), Andi (Teknik Sistem Energi), Daniel Epipanus (Teknik Kelautan), Josevein Hutagulung (Teknik Elektro) dibimbing oleh dosen Teknik Sistem Energi Itera, Madi, S.T.,M.T.

BACA JUGA: Gandeng ITERA untuk Mengkaji Risiko Bencana, Ini Kecamatan Rawan Banjir dan Puting Beliung di Mesuji

Ketua tim Muhammad Gufran mengatakan, penelitian ini didasari pada ketertarikan timnya terhadap inovasi di bidang teknologi dan energy, khususnya energi gelombang laut. 

Karena itu, tim berusaha untuk membuat modifikasi yang mampu memberikan efisiensi lebih baik dibandingkan teknologi yang sudah diciptakan sebelumnya.

"Penelitian ini didasari pada ketertarikan tim kami terhadap inovasi di bidang teknologi dan energi khususnya energi gelombang laut," kata Gufran.

Menurut Gufran, bidang kompetisi karya tulis ilmiah energy Compotetion berfokus pada energy dan lingkungan. 

BACA JUGA: Itera Launching EduPatriot, Target Jaring 50 Guru Besar

Para peserta lomba merupakan mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi ternama di Indonesia. Di antaranya Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Gadjah Mada dan perguruan tinggi lainnya.

Gufran juga memaparkan, terdapat tiga tahapan dalam proses penyeleksian lomba tersebut. Pertama, seleksi abstrak, tahap kedua seleksi fullpaper dan tahap terakhir final.

Gufran dan timnya berharap Itera mampu memberikan suasana persaingan dan kompetisi yang lebih baik serta lebih banyak generasi emas yang dapat membawa nama baik kampus di ajang tingkat nasional maupun internasional.

“Ketertarikan dan kemauan, awal dari kemajuan. Jadi terus tunjukan dan asah potensi awal itu,” tegasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: