Jangan Diabaikan, Ini Tanda Kemungkinan Anda Positif Covid-19 Omicron Varian Baru

Jangan Diabaikan, Ini Tanda Kemungkinan Anda Positif Covid-19 Omicron Varian Baru

Ilustrasi Virus. (Foto/Pixabay.com)--

RADARLAMPUNG.CO.ID – Belakangan ini, dunia kembali dihebohkan dengan munculnya subvarian baru Covid-19 yakni Omicron BA.4 dan BA.5 di tengah kondisi dunia yang perlahan membaik dalam penanganan Covid-19. 

Subvarian baru virus Covid-19 Omicron BA.4 dan BA.5 disebut memiliki penularan yang tinggi lantaran masa inkubasi virus tersebut hanya selama 3 hari saja sampai dengan gejala yan ditimbulkan.

Dalam beberapa pekan terakhir, kasus Covid-19 di Tanah Air kembali melonjak, dan kedua subvarian inilah yang disebut sebagai biang kerok atas melonjaknya kasus Covid-19 secara nasional.

Dilansir Radarlampung.co.id dari CNBC Indonesia pada Selasa, 6 Desember 2022. Dicky Budiman selaku Epidemologi Universitas Griffith Australia menyebut bahwa gejala subvarian virus Omicron BA.4 dan BA.5, tidak lebih ringan dibandingkan varian Covid-19 lainnya.

BACA JUGA:Pencuri Tas Pedagang di Lampung Timur Ditangkap, Ternyata…

Pada dasarnya, gejala yang relatif ringan ini disebabkan oleh imunitas masyarakat yang sudah terbentuk terhadap virus Covid-19.

Jika kedua subvarian baru Covid-19 itu menyebar di situasi imunitas sama seperti  Delta datang bersamaan, maka potensi kematian bagi orang yang terinfeksi akan jauh lebih besar ketika Omicron BA.4 dan BA.5 datang.

Umumnya, virus Corona Omicron BA.4 dan BA.5  memiliki kemiripan dengan varian Covid-19 lainnya seperti mengalami gejala batuk (89%), fatigue atau kelelahan (59%), dan demam (38%).

Kemudian merasakan mual atau muntah (22%), sesak nafas (16%), diare (11%) hingga anosmia atau ageusia (8%).

BACA JUGA:Promo JCO Indonesia Kembali Hadir Hari Ini Hingga 11 Desember 2022, 2 Box Jpops Hanya Rp 99 Ribu

Sementara itu, pemerintah diketahui telah mengumumkan virus corona SARS-CoV-2 subvarian Omicron XBB yang terdeteksi di Indonesia.

Dilansir Radarlampung.co.id dari SehatNegeriku pada Selasa, 6 Desember 2022. Seorang wanita berusia 29 tahun yang baru saja kembali dari Lombok, Nusa Tenggara Barat menjadi orang yang masuk kasus pertama Omicron XBB.

Wanita yang dinyatajan positif Covid-19 pada 26 September 2022 lalu itu menyebutkan bahwa dirinya merasakan gejala Omicron XBB seperti batuk, pilek dan demam. Dan dinyatakan sembuh pada 3 Oktober 2022 lalu setelah menjalani isolasi.

Virus Omicron XBB ini juga sudah menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 di Singapura beberapa waktu terakhir bahkan subvarian omicron baru dilaporkan sudah terdeteksi di 24 negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: