Usai Berhasil Ditemukan, Jasad Mahasiswa KKN Itera Diserahkan ke Keluarga

Usai Berhasil Ditemukan, Jasad Mahasiswa KKN Itera Diserahkan ke Keluarga

Penyerahan jasad mahasiswa Itera ke pihak keluarga. Foto Yogi/radarlampung.co.id--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Jasad Herry Isai Pangihutan Tobing, Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) yang sempat hilang selama tiga di laut Pantai Kerbang Dalam, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) dan berhasil ditemukan di laut Pekon Penengahan, Kecamatan Lemong telah diserahkan ke pihak keluarga bertempat di Puskesmas Pugung Tampak pada Sabtu (8/7/2023).

Penyerahan jasad Herry Isai Pangihutan Tobing, tersebut diserahkan langsung oleh tim gabungan mulai dari Polres Pesbar, Basarnas, BPBD, Satpol Airud., dan diterima langsung oleh pihak keluarga yang di dampingi rektor Itera.

BACA JUGA:4 Hari Hilang, Mahasiswa KKN Itera yang Hanyut Berhasil Ditemukan

Dalam penyerahan jasad tersebut Herlen Tobing, selaku orang tua Herry Isai Pangihutan Tobing, mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim gabungan yang telah berusaha menemukan keberadaab korban. 

"Kami sekeluarga besar mengucapkan terima kasoh kepada seluruh personel yang terlibat langsung dalam pencarian jasad anak kami, sehingga hari ini sudah ditemukan," ungkap Herlen Tobing.

BACA JUGA:Batu Cyclop, si Cantik Dari Papua yang Diburu Kolektor

Sementara itu, Kapolsek Pesisir Utara AKP. Heri Oktarino., mendampingi Kapolres Pesbar AKBP Alsyahendra, S. Ik., mengatakan jasad Herry Isai Pangihutan Tobing, telah diserahkan ke pihak keluarga untuk selanjutnya di bawa ke rumah duka di Tanggerang Provinsi Banten. 

"Jasad korban sudah kita serahkan ke pihak keluarga, sekarang tinggal menunggu peti jenazah yang akan digunakan untuk membawa korban ke Tanggerang," kata dia.

BACA JUGA:Rekomendasi Makanan Khas Aceh yang Memanjakan Lidah, Ada Ayam Tangkap yang Lezat

Menurutnya, proses identifikasi jasad korban sudah selesai dilaksanakan oleh tenaga medis Puskesmas Pugung Tampak, sehingga penyerahan jenazah sudah bisa dilakukan. 

"Alhamdulillah korban berhasil. Kita temukan di hari ke empat pencarian, penemuan jasad pertama kali oleh tim gabungan yang sedang melakukan penyisiran perairan Pekon Penengahan dan di bantu oleh para nelayan," ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: