Hati-hati, Ada Tanah Longsor, Pohon dan Tiang PLN Tumbang Tutupi Jalinbar Bangkunat Pesisir Barat Lampung

Hati-hati, Ada Tanah Longsor, Pohon dan Tiang PLN Tumbang Tutupi Jalinbar Bangkunat Pesisir Barat Lampung

Jalinbar Dua Arah di Pesisir Barat Macet, Pohon Tumbang dan Tiang Listrik PLN di Ruas Jalinbar Bangkunat Tutupi Jalan--

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pengendara yang akan melintasi Jalan Lintas Barat (Jalinbar) patut waspada. Sebab, ada pohon tumbang yang menutupi jalan tersebut.

Selain pohon tumbang yang membuat macet jalan, juga terjadi adanya tanah longsor yang menutup badan jalan di ruas jalan lintas barat (jalinbar) penghubung Lampung-Bengkulu, tepatnya di Pekon Penengahan Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar).

Bahkan, salah satu tiang listrik PLN roboh di wilayah kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Kilometer (KM) 18 Pekon Pemerihan Kecamatan Bangkunat, sekitar pukul 21.00 Wib, Kamis 30 November 2023.

Akibatnya, arus lalulintas kendaraan dari dua arah itu untuk sementara ini mengalami kemacetan, baik Krui-Bengkulu, maupun Krui-Tanggamus, dan juga sebaliknya.

BACA JUGA:Ada Pohon Tumbang, Aparat dan Warga Bahu Membahu Evakuasi Pohon Tumbang

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesbar, Mirza Sahri, menjelaskan, kondisi tanah longsor, pohon tumbang dan listrik PLN roboh itu, telah menutup badan jalan penghubung Bengkulu di Kecamatan Lemong.

"Kami masih melakukan penanganan, yang bekerjasama dengan pihak terkait, agar kondisi ruas jalan itu semuanya bisa kembali lancar. Karena itu kami mohon maaf kepada masyarakat karena perjalanannya terganggu akibat adanya kejadian tersebut," katanya.

Menurutnya, pihaknya juga kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap bencana banjir maupun tanah longsor, mengingat saat ini diwilayah Pesbar masih terjadi hujan lebat.

BACA JUGA:Hujan Deras, Jalinbar dan Puluhan Rumah Sempat Tergenang Air

"Kami kembali mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di wilayah yang rentan banjir dan tanah longsor," ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: