Dua Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Berhasil Raih Gelar Doktoral

Dua Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Berhasil Raih Gelar Doktoral

Dua Dosen UTI berhasil meraih gelar doktoral di FMIPA Unila, Senin, 22 Januari 2024.-Foto ist-

BACA JUGA:Kelebihan dan Kekurangan HP Gaming Terbaru Dalam HP iQOO Z7 5G, Cek Spesifikasi dan Harga Per Januari 2024

"Hasil dari penelitian tersebut telah menerbitkan tiga karya tulis yang dipublikasikan (submitted/accepted) pada jurnal-jurnal internasional bereputasi terindeks scopus dan konferensi internasional," kata Heni.

Sementara, Prof. Admi Syarif, Ph.D., selaku promotor yang juga merupakan dosen Ilmu Komputer FMIPA Unila menyampaikan, penelitian implementasi AI pada bidang kesehatan ini telah menghasilkan dampak signifikan, khususnya terhadap dunia medis.

Sidang terbuka dipimpin oleh Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng.

Kemudian turut hadir Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unila Dr. Eng. Heri Satria, S.Si., M.Si., Ketua Program Studi Doktor MIPA Dr. G. Nugroho Susanto, M.Sc, promotor Prof. Admi Syarif, Ph.D, Dr. dr. Khairun Nisa Berawi, M. Kes., AIFO-K., FISCM., Prof. Warsito, S.Si., D.E.A., Ph.D.

BACA JUGA:Keren! Inilah Rekomendasi 5 Cafe Mewah dan Instagramable di Bandar Lampung

Adapun penguji eksternal dari IIB Darmajaya yakni RZ. Abdul Aziz, ST., MT., Ph.D. dan tim penguji internal yaitu Dr. rer. nat. Akmal Junaidi, M.Sc. dan Prof. Dr. Hendri Busman, M.Biomed.

Pada sidang terbuka tersebut turut hadir Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM. beserta jajaran.

Mahathir memberikan ucapan selamat dan sukses kepada Dr. Heni Sulistiani, S.Kom., M.Kom. dan Dr. Erliyan Redi Susanto, S.Kom., M.Kom. atas capaian gelar doktor ini.

"Kami berharap ilmu yang telah didapatkan dapat bermanfaat untuk membangun pendidikan bangsa," ucapnya.

BACA JUGA:Bikin Nagih! Ini Rekomendasi Mie Ayam Pedas Kuah Medok di Bandar Lampung

Mahathir mengatakan, capaian keduanya memotivasi dosen Teknokrat lain untuk segera mencapai doktor pada bidang lainnya.

Dengan begitu ke depan semakin banyak dosen Teknokrat yang bergelar doktor sehingga menambah bobot keilmuan di kampus.

Selain itu, juga makin meningkatkan mutu pembelajaran di kampus hijau tersebut.(*/rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: