Tekan Peredaran Narkoba, Polda Lampung Terus Jaga Perbatasan dan Perlintasan di Pintu Sumatera

Tekan Peredaran Narkoba, Polda Lampung Terus Jaga Perbatasan dan Perlintasan di Pintu Sumatera

Polda Lampung berhasil mengungkap jaringan narkoba internasional Fredy Pratama. Foto Anggri Sastriadi/radarlampung.co.id--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Polda Lampung terus menekan angka peredaran narkoba di Provinsi Lampung, dengan melakukan pengetatan di Seaport Interduction Bakauheni Lampung Selatan.

Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah melakukan koordinasi dengan beberapa stakeholder lainnya. Seperti BNNP, TNI dan masyarakat.

"Sudah kita koordinasikan dan mendorong untuk melakukan pencegahan mengenainya bahaya peredaran narkoba di Lampung," katanya, Kamis 14 Maret 2024.

BACA JUGA:Angin Kencang Terjang Kota Agung Lampung, Satu Rumah Ambruk, Bocah 8 Tahun Luka

Hal tersebut terbukti dengan keberhasilan pengungkapan sejumlah peredaran Narkoba yang melintasi di wilayah Lampung.

Helmy juga mengucapkan terimakasih dengan dukungan masyarakat,TNI dan juga pemerintah daerah yang turut berupaya menggagalkan penyelundupan Narkoba yang melintasi Lampung.

“Anggota tidak akan kendur dalam memerangi Narkoba,penjagaan di seaport atau pintu masuk pelabuhan bakauheni lampung selatan terus di siagakan," pungkasnya. 

BACA JUGA:Fitur Unggulan Samsung Galaxy A35 2024, Bawa Performa Exynos 1380 Serta RAM 12GB, Segini Harganya

Sebelumnya juga, Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri tetap menjaga ketat pintu masuk narkoba ke Indonesia selama bulan Ramadan.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa mengatakan, narkoba masuk ke Indonesia melalui Malaysia.

“Tetap di pintu masuk narkoba ke Indonesia di daerah Sumatera dan Kalimantan karena narkoba masuk Indonesia via Malaysia,” kata Mukti.

BACA JUGA:Kapan THR Idul Fitri PNS 2024 Dicairkan? Cek Jadwal Prediksi Pembayaran Lengkap Besaran Nilainya

Menurut Mukti, hal itu merupakan hasil evaluasi dari pengungkapan jaringan narkoba di Indonesia.

Kemudian saat ditanya mengenai peningkatan eskalasi pengedaran narkoba selama bulan Ramadan, Mukti menjawab menurun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: