Sambut Trans-Sumatra Railway, Pemprov Lampung Matangkan Persiapan
Kepala Dinas Perhubungan Lampung, Bambang Sumbogo.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---
RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Provinsi Lampung mulai bersiap menyambut rencana pembangunan Trans-Sumatra Railway, proyek jaringan kereta api yang akan menghubungkan Bakauheni, Lampung hingga Banda Aceh sepanjang sekitar 1.400 kilometer.
Kepala Dinas Perhubungan Lampung Bambang Sumbogo mengatakan, proyek strategis nasional yang kembali dicanangkan Presiden Prabowo Subianto itu mulai menunjukkan perkembangan dengan dimulainya pembahasan teknis bersama pemerintah pusat.
Menurut Bambang, jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, proyek tersebut diperkirakan mulai memasuki tahap Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan pada tahun depan.
"Alhamdulillah ini ada program dari Bapak Presiden untuk menggiatkan kembali proyek Trans-Sumatra Railway. Dengan adanya pencanangan tersebut berarti proyek ini sudah mulai bergerak. Mudah-mudahan tahun depan sudah masuk tahap FS," kata Bambang, Minggu 2 Agustus 2026.
BACA JUGA:Inovasi TELSA Super App Boyong Mahasiswa FT Unila Tembus Top 10 Perisai 2026
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mencanangkan pembangunan Trans-Sumatra Railway saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang pada 30 Juli 2026.
Dalam kesempatan itu, Presiden menugaskan Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) mempercepat persiapan pembangunan jalur kereta lintas Sumatra yang menghubungkan Bakauheni hingga Banda Aceh.
Presiden menilai keberadaan jaringan kereta api lintas Sumatra penting untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, menekan biaya logistik, sekaligus mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatra.
Bambang menjelaskan, sejumlah provinsi di Sumatra sebenarnya telah memiliki jaringan rel kereta api, seperti Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Nantinya, jaringan yang sudah ada akan dihubungkan sehingga membentuk jalur kereta api yang terintegrasi dari ujung selatan hingga utara Sumatra.
BACA JUGA:Unila Kenalkan National Cassava Center, Bawa Singkong Lampung Go Global
"Harapannya nanti tinggal disambungkan. Ke depan jaringan ini juga akan terkoneksi dengan Trans-Java Railway bahkan Trans-Asia Railway sehingga pelayanan transportasi berbasis kereta api semakin terintegrasi," ujarnya.
Ia mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Lampung juga telah mengikuti sejumlah Focus Group Discussion (FGD) bersama pemerintah pusat untuk membahas rencana pengembangan jalur kereta api tersebut.
"Sudah ada beberapa FGD yang kami ikuti. Pembahasannya akan terus diperbarui dan dilanjutkan melalui FGD berikutnya," katanya.
Berdasarkan pembahasan awal, panjang jalur Trans-Sumatra Railway diperkirakan mencapai sekitar 1.400 kilometer dengan kebutuhan investasi sekitar Rp350 triliun. Namun angka tersebut masih berupa estimasi awal karena masih menunggu penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan studi kelayakan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


