radarlampung.co.id – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pringsewu ditarget menerbitkan 15.000 sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun ini. Jumlah itu meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya sekitar 9.000 bidang tanah. Kasi Hubungan Hukum BPN Pringsewu Saeful Anwar mengatakan target PTSL 2018 sudah terpenuhi 9.000 bidang. \"Insya Allah target sudah terpenuhi,\" kata Saeful mewakili Kepala BPN Pringsewu Alfarabi, Jumat (1/2). PTSL berbeda dengan prona. Salah satunya, tiadak ada batas kuota dan objeknya bebas. ”Semua harus di-sertifikat. Mulai dari kantor desa, masjid, gereja hingga sekolah. Jadi, semua tanah yang ada di wilayah Indonesia harus terdaftar untuk memberi jaminan hak atas tanah masyarakat,” sebut dia. Beberapa waktu lalu, anggota Komisi II DPR Endro Suswantoro Yahman mengatakan, dalam PTSL, semua desa atau kelurahan berhak penuh mengajukannya. \"Ada target secara nasional. Karena ini program yang ditunggu oleh masyarakat supaya mendapat kepastian hukum tentang hak miliknya,\" ungkapnya. PTSL ini diteruskan tahun ini. Untuk itu, kepala pekon melalui pokmas dapat mengajak warganya memanfaatkan program tersebut. \"Pokmas silahkan bekerja,\" ujar Endro. (sag/ais)
Target Sertifikat 15.000 Bidang Tanah di Pringsewu
Jumat 01-02-2019,17:14 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 10-05-2026,10:53 WIB
Update Harga Emas Antam Hari Ini Minggu 10 Mei 2026, Masih Bertahan di Level Tinggi
Minggu 10-05-2026,12:19 WIB
Bansos PKH Tahap 2 Bulan Mei 2026 Mulai Cair, Ini Jadwal Pencairan dan Nominal Bantuan Terbaru
Minggu 10-05-2026,06:01 WIB
MotoGP Prancis 2026 di Le Mans Makin Seru dengan Prediksi Podium Berhadiah
Minggu 10-05-2026,09:35 WIB
Brand Sepatu DBL, AZA x Disway Grup Kirim Bantuan Sekolah untuk Keluarga Almarhum Mandala
Minggu 10-05-2026,12:10 WIB
Dirut BPJS Kesehatan Ikut Senam Dahlan Iskan, Risiko Serangan Jantung dan Diabetes Disebut Bisa Menurun
Terkini
Minggu 10-05-2026,16:43 WIB
Belum Tertangkap, Kapolda Lampung Pastikan Pelaku Penembakan Brigadir Arya Terus Diburu
Minggu 10-05-2026,16:11 WIB
Pasca Pengrusakan Ponpes Nurul Jadid, Polisi dan Tokoh Masyarakat Gelar Mitigasi Keamanan
Minggu 10-05-2026,16:00 WIB
TPAS Karangrejo Masih Open Dumping, Pemkot Metro Kena Sanksi Kementerian LH
Minggu 10-05-2026,15:22 WIB
ITERA Tingkatkan Kompetensi Digital Mahasiswa UIN RIL lewat Pelatihan Google Colab
Minggu 10-05-2026,12:40 WIB