Menteri BUMN Erick Thohir dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Dukung Peningkatan Perekonomian

Jumat 05-08-2022,21:13 WIB
Reporter : Rima Mareta
Editor : Yuda Pranata

RADARLAMPUNG.CO.ID - Menteri BUMN Erick Thohir dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendukung upaya peningkatan perekonomian.

Hal ini dibahas dalam Seminar Nasional Jilid 4 yang diadakan oleh Maspro (Masyarakat Profesional) Sumbagsel (Sumatera Bagian Selatan), di Ballroom Hotel Novotel, Jumat 5 Agustus 2022.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, Lampung bisa memberi contoh dengan menjadi proyek ekosistem yang nantinya akan menopang pertumbuhan perekonomian lebih tinggi.

"Karena, nantinya akan dibuatkan proyek strategis daerah yang ditunggu presiden, kita buat rencana 10 tahun kedepan. Meski ada pergantian kepemimpinan, tapi program ini tetap bisa berjalan karena pro rakyat," kata Erick.

BACA JUGA:Semakin Kuat Terapkan ESG, Kredit Berkelanjutan BRI Tembus Rp657,1 Triliun

Apalagi, kebutuhan pangan dan energi saat ini terus meningkat. Karenanya, Indonesia didorong menjadi negara yang berdaulat.

"Percuma kita merdeka kalau tidak berdaulat, kita harus jadi negara mandiri. Mulai mengurangi ketergantungan dengan negara lain. Kami BUMN mencoba mendorong beberapa program," katanya.

Diantaranya bagaimana membangun ekosistem pertanian dan juga membangun permodalan. Tetapi tidak kalah pentingnya dengan masyarakat perkotaan.

Petani tidak mungkin hanya bertumpu pada kehidupan petani yang makij miskin kalau tidak kita berikan solusi. Petani ini tidak memiliki 1 hektar, rata-rata dibawah itu. Maka ketika dibawah 1 hektar mana mungkin menjadi koorporasi petani yang efisien. 

BACA JUGA:Truk Pengangkut Sapi Alami Kecelakaan, 6 Ekor Mati

"Ekosistem pertanian Maspro pertama lahan nasional baru 82 ribu hektar, sekarang program makmur sudah 148 ribu hektar. Artinya selama 6 bulan ada progres nyata dan kita targetkan tahun ini 200 ribu hektar," katanya.

Di Lampung realistis lahannya bisa di sinergiskan. "Alhamdulillah Lampung 8474 hektar, sama degan pak Gubernur keuntungan petani naik. Padi naik 51%, jagung naik 54%, tebu naik 61%. Dan produktivitas itu naik," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Arinal menyampaikan perlunya percepatan pembangunan disegala bidang diwilayah Sumatera bagian selatan (Sumbagsel) untuk mendukung pembangunan nasional.

"Percepatan pembangunan di wilayah sumbagsel sangat di butuhkan dan sama-sama saling mendorong untuk membangun ekonomi, pembangunan infrastruktur termasuk soal konektivitas perlu kita percepat agar terbentuk aglomerasi Sumbagsel." ucapnya. 

BACA JUGA:250 CJH Ikut Manasik Haji Sepanjang Tahun

Kategori :