IHSG Masih Volatil Tapi Ada Peluang Rebound, Ini Daftar Saham Pilihan yang Jadi Penentu Arah IHSG

Senin 02-02-2026,08:03 WIB
Reporter : M.Nabil Mamnun*
Editor : Dian Saptari

Menurut Rosan, penyesuaian ambang batas ke kisaran 1–2% diyakini meningkatkan transparansi dan menyulitkan praktik manipulasi harga. Masukan tersebut telah ia sampaikan kepada OJK dan BEI untuk dikaji.

“Kalau itu dijalankan mereka akan semakin confidence dengan pasar kita, tapi dengan aksi yang kita lakukan beberapa hari terakhir ini mereka juga meresponnya sangat positif. Jadi insya Allah saya yakin hari Senin dan berikutnya pasar kita akan rebound dan berjalan dengan baik,” tegasnya.

Dari sisi teknikal, MNC Sekuritas menilai IHSG pada akhir pekan lalu menguat 1,18% ke 8.329 dan didominasi volume pembelian.

Dengan area penguatan minimal telah tercapai. Namun, MNC tetap mewaspadai potensi koreksi lanjutan.

BACA JUGA:Tekanan MSCI dan IHSG Jatuh, Saham GOTO Mendadak Diborong Asing

“Kami perkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada di akhir wave (a) dari wave [x], sehingga dapat diwaspadai area koreksi di 7.945–8.189. Adapun area penguatan yang dapat kami perkirakan berada di 8.527–8.812,” dikutip dari riset harian MNC Sekuritas.

IHSG diproyeksikan bergerak pada rentang support 7.985 dan 7.762 serta resistance 8.341 dan 8.590.

Saham pilihan versi MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ASII, DAAZ, ESSA, serta MBMA.

Sementara Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana juga menilai peluang penguatan masih terbuka meski sentimen MSCI dan downgrade tetap membayangi.

BACA JUGA:IHSG Ambruk Lebih dari 6 Persen di Awal Perdagangan, Ini Daftar Signal Saham di Tengah Aksi Jual Asing Masif

Ia menyebut IHSG berpeluang menguat dengan support 8.094 dan resistance 8.498.

“Kami memperkirakan sentimen MSCI dan downgrade masih membayangi namun demikian ada peluang IHSG melanjutkan technical rebound-nya,” ucap Herditya kepada Kontan.

Untuk saham, Herditya menyarankan mencermati ASII di Rp6.600–Rp6.800, DAAZ dengan target Rp3.900–Rp4.340, dan ESSA dengan target Rp710–Rp750.

Di sisi lain, Phintraco Sekuritas memperkirakan pergerakan IHSG pekan ini cenderung konsolidasi di tengah sikap pasar yang wait and see menanti progres pemenuhan persyaratan MSCI sebelum Mei 2026.

BACA JUGA:3 Saham Ini Berpeluang Cuan Saat IHSG Masih Tertekan dan Risiko Global Belum Mereda

“Secara teknikal, IHSG diperkirakan akan cenderung konsolidasi pada kisaran 8.150–8.600 pada pekan depan. Jika IHSG mampu bertahan di atas 8.600, berpotensi melanjutkan rebound,” tulis Phintraco Sekuritas.

Kategori :