RADARLAMPUNG.CO.ID- Prestasi membanggakan kembali diukir oleh putra daerah Lampung di kancah nasional. Zaka Kurnia Rahman, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Lampung (Unila), berhasil mengembangkan inovasi teknologi kecerdasan buatan (AI) bernama GATE System.
Sistem mutakhir ini kini resmi diimplementasikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia sebagai senjata utama dalam memerangi masifnya peredaran konten judi online di ruang digital.
GATE System dirancang untuk melakukan deteksi dini secara otomatis terhadap ribuan domain dan konten mencurigakan. Kehadiran teknologi ini menjadi solusi di tengah tantangan tim teknis yang harus memverifikasi jutaan konten negatif setiap harinya.
BACA JUGA:Panggung Budaya Warnai Dies Natalis ke-58 FKIP Unila: Dari Tiyuh Pattani hingga Echo Nusantara
Zaka menjelaskan bahwa sistem ciptaannya menggunakan teknologi Natural Language Processing (NLP) dan Computer Vision.
Perpaduan ini memungkinkan AI mengenali pola spesifik yang digunakan situs judi untuk mengelabui sensor konvensional.
"Tujuan utamanya adalah efisiensi. Dengan volume konten negatif yang mencapai jutaan, kita butuh 'gerbang' otomatis yang menyaring konten secara presisi sebelum masuk tahap take down oleh tim Komdigi," ujar Zaka.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi, Alexander Sabar, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Zaka.
BACA JUGA:Dukungan Penuh Ditjen AHU, Visitasi ke FH Unila Percepat Pembukaan Prodi Magister Kenotariatan
Menurutnya, GATE System adalah bukti nyata kontribusi akademisi dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks.
“Inovasi ini sejalan dengan misi kami. Sejak 20 Oktober 2024 hingga 16 September 2025 saja, kami telah menangani lebih dari 2,17 juta konten judi online yang mayoritas berasal dari situs dan IP,” ungkap Alexander.
Ia menegaskan, kolaborasi dengan talenta muda seperti mahasiswa Unila menjadi faktor krusial bagi pemerintah untuk menjaga ekosistem digital Indonesia agar tetap sehat dan aman.
Keberhasilan Zaka ini semakin mempertegas posisi Universitas Lampung sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu mencetak inovator berdaya saing nasional.
BACA JUGA:Prodi S-2 Matematika FMIPA Unila Jalani Asesmen Lapangan Lamsama, Targetkan Akreditasi Optimal
Implementasi GATE System diharapkan menjadi standar baru bagi perguruan tinggi lain untuk terlibat langsung dalam proyek strategis nasional.