Penyegelan Senjata di Pelabuhan Panjang, Bea Cukai dan Pelindo Kompak Irit Bicara

Penyegelan Senjata di Pelabuhan Panjang, Bea Cukai dan Pelindo Kompak Irit Bicara

BANDAR LAMPUNG, RADARLAMPUNG.CO.ID – Mengenai penyegelan senjata oleh Bea Cukai di Pelabuhan Panjang, baik Pelindo dan Bea Cukai irit komentar.

Supervisor Humas dan Pelayanan Pelanggan Pelindo Panjang, Frans Radian menyampaikan penyegelan senjata di pelabuhan Panjang itu dilakukan oleh Bea Cukai.

"Jadi Soal Penyegelan bukan ranah Pelindo.Karena melakukan penyegelan adalah Bea Cukai," kata Frans kepada Radar Lampung pada Senin, 25 Juli 2022.

Frans juga menginformasikan bahwa untuk perkembangan Penyegelan Senjata maupun manifest senjata tersebut bukan ranah Pelindo.

BACA JUGA:Polisi Sebut Brigadir J Sopir Putri Candrawathi, Tapi Vera Simanjuntak Ungkap Bukan Itu Tugas Sang Pacar

"Perkembangan Penyegelan maupun Manifest Senjata tersebut bukan Ranah Pelindo tapi Bea Cukai dan TNI-AD. Lagi pula soalnya hal tersebut Panglima TNI di Pusat sudah memberikan penjelasan terkait senjata tersebut," jelas Frans.

Terkait Keberadaan senjata tersebut, Frans enggan juga mengomentari hal tersebut.

"Maaf Pelindo tidak ada mengetahui hal tersebut.Itu Ranah Bea Cukai," jelas Frans. 

BACA JUGA:Singgung Ahok Soal Pernikahan, Kamaruddin Simanjuntak Akan Dilaporkan ke Polisi

Diinformasikan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa ikut angkat bicara terkait temuan satu kontainer berisi senjata milik US Army di Pelabuhan Panjang, Lampung.  

Andika Perkasa memastikan temuan satu kontainer berisi senjata milik US Army di Pelabuhan Panjang, Lampung bukan barang ilegal.

Menurut Andika Perkasa, penyegelan satu kontainer berisi senjata milik US Army di Pelabuhan Panjang, Lampung hanya lantaran miskomunikasi.

"Jadi yang kemudian kemarin di Pelabuhan Panjang Bandar Lampung itu adalah miss. Tetapi itu bukan sesuatu yang kemudian menjadi ilegal," sebut Jenderal Andika di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu 24 Juli 2022. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: