Dua Rumah di Lampung Barat Tertimbun Longsor, Begini Kondisinya

Dua Rumah di Lampung Barat Tertimbun Longsor, Begini Kondisinya

Rumah milik dua warga Pekon Banding Agung, Kecamatan Suoh, Lampung Barat tertimbun longsor. FOTO BHABINKAMTIBMAS POLSEK SUOH --

PPK 2.3 Batas Provinsi Bengkulu-Sp.Gunung Kemala-Padang Tambak Joko Wisargo melalui koordinator pelaksana teknik Rusmadi Gani mengatakan, selain memprioritaskan pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas, pihaknya tetap akan menyiagakan alat berat di lokasi rawan longsor. Baik di Lampung Barat maupun Pesisir Barat.

BACA JUGA: Gara-gara Amplop Hajatan Berisi Uang Mainan, Suami Tega Cekik Istrinya Sendiri Hingga Tewas

“Prioritas kami adalah melakukan pengamanan dan melancarkan arus lalu lintas jalan. Di samping, itu beberapa lokasi yang rawan terjadi longsor telah kita siagakan alat berat,” kata Rusmadi. 

Secara teknis, terus Rusmadi, penanganan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada material longsor yang menutupi bahu jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas.


Rumah milik dua warga Pekon Banding Agung, Kecamatan Suoh, Lampung Barat tertimbun longsor. FOTO BHABINKAMTIBMAS POLSEK SUOH --

“Selain fokus pada penanganan longsor di jalur Liwa-Krui, saat ini kami juga tengah menangani jalan amblas di Kilometer 5 Pekon Kubu Perahu," ujarnya. 

Meskipun sempat terkendala karena cuaca ekstrem dan sempat banjir, namun pekerjaan tetap berlanjut. Ditargetkan, sebelum akhir tahun seluruh penanganan selesai.

BACA JUGA: Terlalu, Sudah Sarankan Aborsi, Wanita Ini Ambil Keuntungan Dari Rekan

Diketahui, hujan lebat yang mengguyur sejak sore menyebabkan tanah longsor, sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa 11 Oktober 2022. 

Material longsor menimbun ruas jalan Liwa-Krui, tepatnya di Km 20 kawasan TNBBS, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit.

Satgas Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama petugas BPJN PPK 2.3 wilayah 2 telah membersihkan material longsor.

Arus lalu lintas berjalan lancar, meski sebelumnya petugas sempat memberlakukan sistem buka tutup jalan.

BACA JUGA: Begini Kronologis Petani Perkosa Tetangganya Sendiri dengan Mengikat Tangan Pakai Tali Karet dan Menyeretnya

Kepala BPBD Lampung Barat Padang Priyo Utomo melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Mekal Novisa membenarkan kejadian tersebut.

Begitu mendapat informasi, pusat pengendali operasi penanggulangan bencana (Pusdalops-PB) segera merespon dengan menurunkan TRC ke lokasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: